JK Minta Mendagri Percepat Pembuatan e-KTP untuk Pemilih Pemula

JK Minta Mendagri Percepat Pembuatan e-KTP untuk Pemilih Pemula

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
Senin, 10 Sep 2018 15:06 WIB
JK Minta Mendagri Percepat Pembuatan e-KTP untuk Pemilih Pemula
Foto: Noval Dhwinuari Antony/detikcom
Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) meminta Kementerian Dalam Negeri mempercepat pembuatan KTP elektronik (e-KTP) untuk warga yang memasuki usia 17 tahun atau pemilih pemula. Pemilih pemula harus tetap menggunakan hak pilihnya saat Pemilu 2019.

"Setiap tahun kurang lebih 4 juta orang di Indonesia harus diberikan KTP elektronik yang baru karena melampaui usia 17 tahun, itu 4 juta orang, karena perhitungan pertumbuhan penduduk kita 1 setengah persen setiap tahun," ujar JK di Kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (10/9/2018).


Menurut JK, jika tidak bisa dibuatkan e-KTP hingga waktu pemilihan tiba maka harus ada kebijakan agar pemilih pemula dapat menggunakan hak pilihnya. JK menyinggung kebijakan di pemilu sebelumnya, yang membolehkan pemilih pemula belum memiliki e-KTP untuk menggunakan Kartu Keluarga (KK) untuk memilih.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Karena itu harus departemen dalam negeri (Kemendagri) mempercepat pembuatan ktp elektronik. Kalaupun tidak bisa dicapai maka seperti pengalaman pemilu atau pilkada sebelumnya, itu daftar kartu keluarga pun bisa dipakai," katanya.


JK mengatakan tidak masalah apabila surat keterangan (suket) dari lurah kembali diberikan kepada pemilih pemula yang belum mendapatkan e-KTP. Meski saat ini penggunaan suket tidak diperbolehkan, namun penggunaan suket dipandang JK bisa saja digunakan. Hal ini jika jelang Pemilu 2019 masih banyak warga yang belum mendapatkan e-KTP.

"Biasanya saat-saat terakhir, kalau memang banyak kebutuhan (dibolehkan), ini masalahnya hak asasi manusia, hak politik setiap orang untuk memilih. bukan kesalahan dia, tapi kesalahan tidak dikeluarkan e-KTP. Maka kartu keluarga pun bisa dipakai (di pemilu sebelumnya), pasti ada solusinya," tuturnya.


Simak Juga 'Masih Sekitar 800 Ribu Pemilih Belum Punya e-KTP':

[Gambas:Video 20detik]

(nvl/aan)


Berita Terkait