Diare Juga Serang Sulsel
Kamis, 11 Agu 2005 15:38 WIB
Makassar - Bukan hanya Demam Berdarah (DBD), penyakit diare kini juga menyerang Sulawesi Selatan (Sulsel). Dari data Dinas Kesehatan Sulsel, jumlah kasus diare dari Januari hingga akhir Juli ini mencapai 58.525 kasus. Dari 28 kabupaten di Sulsel, kota Makassar mencapai angka tertinggi penderita diare, sebanyak 11.704 kasus, dan 28 di antaranya meninggal dunia. Data di atas belum ditambah dengan penderita diare yang terjadi pada bulan ini. Dari pantauan detikcom di dua rumah sakit di Makassar, penderita diare berjumlah 108 kasus. Di RS Wahidin Sudirohusodo sebanyak 57 kasus dan RS Labuang Baji sebanyak 51 kasus. Namun dari jumlah kasus yang terjadi bulan ini, belum ada yang meninggal. Beda dengan Makassar, di kabupaten Bone, pada bulan ini terdapat satu orang yang meninggal dari 25 kasus diare. "Makassar dan Bone tergolong daerah endemik diare. Karena itu kita tingkatkan pengawasan dan pendataan untuk penyakit tersebut," ujar Andi Muhadir, kepala dinas kesehatan Sulsel ketika ditemui di kantornya, Jl Perintis Kemerdekaan, Makassar, Kamis (11/8/2005).
(asy/)











































