Hal itu disampaikan Willgo dalam rapat koordinasi penanganan gempa Lombok yang digelar DPR bersama sejumlah menteri. Rapat digelar di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (10/9/2018).
"Saya melihat kemarin saat pentupan Asian Games 2018 itu adal kontraproduktif dengan promosi pariwisata. NTB sudah ber-tagline 'NTB bangun kembali dan NTB bangkit'," ujar Willgo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Willgo mengatakan, tampilnya Jokowi via video saat berada di tenda pengungsi gempa Lombok itu menjadi sorotan dunia. Menurut dia hal ini mengganggu sektor pariwisata Lombok.
"Dunia menyorot dan merilis berita tersebut secara luas. Ini berdampak bahwa ternyata NTB belom recover. Saya kira pesan-pesan ini harus dijaga karena sektor utamanya dari pariwista," jelas Willgo.
Selain itu, Willgo juga meminta anggaran pertemuan IMF-World Bank yang akan digelar di Bali 8-14 Oktober 2018 dipotong untuk keperluan pemulihan gempa Lombok. Ia berharap biaya operasional sebesar Rp 1,1 triliun itu digelontorkan separonya untuk korban gempa.
"Dengan keterbatasan fiskal, agenda IMF besok yang hampir 1 triliun itu perlu diperimbangkan juga apakah separonya bisa dipergunakan untuk pemulihan gempa bencana Lombok. Yang konkret-konkret saja. Saya kira World Bank dapat memahami," tandasnya.
Sebulan Berlalu Sudah, Inilah Gempa Lombok dalam Angka, Simak Videonya:
(tsa/tor)










































