Urusan Kemenpora menagih 3.226 aset negara dari tangan eks Kemenpora Roy Suryo jadi seri drama panjang. Banyak pihak angkat bicara terkait hal ini, mulai mendorong Roy Suryo lekas mengembalikan, ada pula yang nyindir cenderung nyinyir. Lalu apa ujungnya?
Drama ini diawali kala Kemenpora mengirim surat 'penagihan' ke Roy Suryo perihal barang negara yang belum dikembalikan. Ketika pemberitaan soal hal ini viral, Roy pun bersuara keras akan menyomasi Kemenpora.
"Maaf setelah lama bersikap Sabar dan Mengalah terhadap kabar aset BMN (Barang Milik Negara, -red) Kemenpora sebanyak 3.226 unit yang disebut-sebutkan 'masih saya bawa (?)', padahal ini tidak benar sama sekali," kata Roy melalui pesan singkat, Rabu (5/9).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ancaman somasi ini tak membuat Kemenpora ciut. Bahkan Menpora Imam Nahrawi yang sebelumnya diam malah ikut bicara, tak main-main ia menyebut total aset negara yang diklaim masih berada di tangan Roy Suryo.
"Nggak sampai (ratusan miliar rupiah). Setahu saya Rp 8-9 miliar," kata Imam kepada wartawan di Istana Kepresidenan Bogor, Jumat (7/9/2018).
Soal surat Kemenpora ke Roy Suryo itu bukan tak berdasar. Surat itu berdasarkan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) pada 2016, disebutkan ada 3.226 barang milik negara yang diminta dikembalikan Roy Suryo. Imam mengatakan BPK memang melakukan pemeriksaan rutin tiap tahun.
"Setiap tahun BPK memeriksa apa saja soal kegiatan, kesesuaian, kerugian, dan macam-macam, termasuk aset BMN (barang milik negara). Ini saya berharap betul supaya diselesaikan agar tidak ada yang mengganjal pemeriksaan kita di masa yang datang," tutur Imam.
Bagi Imam yang penting Roy Suryo mengembalikan barang-barang itu. Imam juga menawarkan jalan mediasi untuk menyelesaikan persoalan.
Ajakan mediasi itu disambut oleh Roy Suryo. Roy ingin semuanya segera jelas dan menegaskan soal 3.226 barang yang belum dikembalikan adalah tuduhan belaka.
"Saya menyambut baik tawaran mediasi Menpora @imam_nahrawi untuk penyelesaian barang-barang di @KEMENPORA_RI sehingga akan jelas masalahnya," cuit Roy di akun twitter @KRMTRoySuryo2 yang dikutip detikcom, Minggu (9/9/2018).
Lantas apakah jalan mediasi ini akan menutup persoalan barang negara antara Roy Suryo dan eks kementerian yang dipimpinnya?
Simak Juga 'Partai Demokrat Desak Roy Suryo Bereskkan Masalah Aset':
(van/tor)











































