Jaksa Agung Beri Sinyal Usut Kematian Jaksa Umbu
Kamis, 11 Agu 2005 13:37 WIB
Denpasar - Penyebab kematian Jaksa Umbu Lage Lozara masih misterius. Kejaksaan Agung (Kejagung) dan Polri meyakini Umbu meninggal karena serangan jantung. Tapi, kondisi jenazahnya mencurigakan. Kejagung memberi sinyal akan mengusut penyebab kematian Umbu.Sinyal baik ini disampaikan oleh Jaksa Agung Abdul Rahman Saleh (Arman) kepada wartawan seusai menghadiri pelantikan anggota Komisi Kebenaran dan Persahabatan (KKP) dan peresmian kantor KKP di Jalan Ir Juanda, Denpasar, Kamis (11/8/2005).Saat ditanya mengenai penyebab kematian Umbu, Arman masih berkutat bahwa korban meninggal karena serangan jantung. "Katanya terkena serangan jantung. Sekarang, kalau serangan jantung apa sih gejala-gejalanya," kata dia.Namun, ketika diberitahu bahwa di bagian tubuh jenazah Umbu terdapat luka lebam dan jeratan di leher, serta lidahnya menjulur, Arman cukup terkejut. "Saya pikir kalau dokter bilang tidak wajar, kita akan usut," janji dia.Arman tidak bisa berkomentar banyak mengenai kemungkinan bahwa Jaksa Umbu meninggal karena menjadi korban pembunuhan. "Kalau kita pokoknya pegangannya dokter. Kalau dokter memeriksa memang tidak wajar, harus diusut. Jadi, kita tunggu rekomendasi dokter," ujar dia.Sepertinya Arman serius dengan janjinya ini. "Siang ini saya pulang (ke Jakarta) dan saya cek lagi. Kalau menurut dokter, mencurigakan dan harus diotopsi, apa boleh buat. Itu pun kalau keluarganya setuju," jelas dia.Jaksa Umbu yang terakhir menduduki jabatan Wakil Kepala Kejati Sulawesi Tenggara itu ditemukan tewas di Hotel Ilham, Raha, Sultra. Raha merupakan ibukota Muna. Dia berada di Raha karena menghadiri ekspose kasus yang ditangani Kejari Muna.Beberapa jam setelah Umbu ditemukan tewas, Polri dan Kejaksaan memastikan bahwa korban meninggal karena serangan jantung. Alasannya, Umbu memang memiliki riwayat penyakit jantung.Namun, setelah sempat ditutup-tutupi, akhirnya terbongkar juga, bahwa kondisi jenazah Umbu sangat mencurigakan. Di bagian wajahnya terdapat luka lebam, di lehernya terdapat luka seperti jeratan, dan lidahnya terjulur. Aneh!
(asy/)











































