"Saya berterima kasih juga kepada Partai Demokrat, khususnya kepada Bapak SBY, Meski peristiwa ini tidak ada hubungannya sama sekali dengan urusan Partai, namun arahan, bimbingan dan bantuannya dalam mensikapi masalah ini sangat benar-benar membantu," ujar Roy dalam keterangan yang diterima detikcom, Minggu (9/9/2018).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Terakhir, Mohon Maaf juga kepada rekan-rekan yang mungkin tadi siang sempat menunggu saya di kediaman Bapak SBY di Mega Kuningan, karena memang kebetulan saya harus mengejar Penerbangan ke Luar Kota, maka tidak sempat memberikan statement langsung. Jadi benar-benar hanya masalah keterbatasan waktu saja. Terima kasih," kata Roy.
Sebelumnya, soal polemik barang senilai Rp 9 Miliar, SBY sempat berpesan agar masalah itu dapat diselesaikan dalam waktu satu minggu.
"Ini perintah ketum ya, kepada Pak Roy Suryo diminta segera menyelesaikan persoalan ini, paling lama satu minggu ke depan. Koordinasi ke Kemenpora, ke BPK," ujar Ketua DPP PD Jansen Sitindaon saat dihubungi, Sabtu (8/9/2018).
Soal 'tagihan' barang milik negara ini, Roy Suryo menyebutnya sebagai fitnah. Karena itu, Roy memilih menunjuk pengacara melakukan pendampingan menghadapi Kemenpora. (nkn/bag)











































