PPP: PD Jangan Ngambek Jika Masukan soal Rupiah Tak Diambil Jokowi

Tsarina Maharani - detikNews
Jumat, 07 Sep 2018 16:29 WIB
Foto: Achmad Baidowi (Tsarina Maharani)
Jakarta - Partai Demokrat (PD) menyatakan siap memberikan masukan kepada Presiden Joko Widodo terkait isu pelemahan rupiah. PPP, salah satu partai pengusung Jokowi, menyatakan mau menerima saran itu dengan tangan terbuka.

"Masukan sih boleh-boleh saja dari manapun, termasuk dari Demokrat," kata Wasekjen PPP Achmad Baidowi kepada wartawan, Jumat (7/9/2018).

Namun Baidowi atau Awiek menegaskan kewenangan itu dikembalikan kepada Jokowi. Ia pun menyebut situasi perekonomian yang saat ini dihadapi Jokowi berbeda dengan situasi saat Susilo Bambang Yudhyono (SBY) memimpin.

"Tentu saja yang dihadapi Jokowi saat ini berbeda situasinya dengan yang dihadapi SBY sewaktu berkuasa. Maka yang paling tahu cara dan solusinya adalah Jokowi bersama jajarannya yang secara langsung menghadapinya," ujar Awiek.


Karena itu, Awiek meminta PD tidak berkecil hati alias ngambek andai masukannya tidak diambil Jokowi. Ia berharap PD juga bisa memahami otoritas yang dimiliki pemerintah.

"Tapi jangan berhenti atau ngambek ketika masukannya tidak diambil, karena tentu pemerintah yang punya otoritas sudah mempertimbangkannya secara matang apakah masukan diambil atau tidak," tukasnya.


Nilai tukar rupiah yang masih lemah terhadap dolar Amerika Serikat masih jadi perhatian Partai Demokrat atau PD. Partai yang dipimpin Presiden ke-6 RI itu siap memberikan masukan kepada Presiden Joko Widodo terkait isu pelemahan rupiah.

"Jika diperlukan, Partai Demokrat, yang saat berkuasa mampu atasi persoalan rumit di tahun 2008, siap memberi masukan kepada Pak Jokowi. Ini bukan soal kredit politik, tapi menyangkut lebih besar dari itu, ada nasib rakyat. Sekali lagi jika diperlukan," ucap Wasekjen PD Andi Arief.




Tonton juga 'PPP Ungkap Alasan Deddy Mizwar Jadi Jubir Jokowi':

[Gambas:Video 20detik]

(tsa/gbr)