"Mohon kiranya pimpinan menyetujui pendampingan RW. Ini akan dilakukan pelatihan, hasilnya akan digunakan di anggaran 2019," kata Sekda DKI Saefullah dalam rapat Badan Anggaran KUA-PPAS 2018 di DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (7/9/2018).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dicoret Pak, nggak ada manfaatnya buat rakyat," kata anggota komisi A Gembong Warsono.
Saefullah tetap meminta anggota DPRD DKI mendengarkan terlebih dahulu penjelasan dari stafnya. Kepala Bagian Perencanaan dan Pendanaan Pembangunan DKI Agus Sanyoto memberikan penjelasan terkait usulan itu.
"Sebelumnya serapan hanya 42 persen, tahun kemarin kita percontohan di 17 kelurahan, naik serapannya. Kemarin mampu menyerap mencapai 69 persen, ucapnya.
Mendengar penjelasan tersebut, DPRD DKI tetap menolaknya. Menurut Prasetio, anggaran tersebut tetap akan ditolak.
"Sudah kita putuskan ditolak," ucap Prasetio sambil mengetuk palu. (fdu/nkn)











































