Iran Ingatkan AS & Eropa untuk Tidak Bawa Isu Nuklir ke PBB
Kamis, 11 Agu 2005 09:39 WIB
Jakarta - Tidak peduli dengan peringatan Amerika Serikat (AS) dan Eropa, Iran memulai kembali aktivitas nuklirnya. Bahkan Iran mengancam bahwa AS dan Eropa akan membuat kesalahan besar jika mereka membawa masalah nuklir Iran ke Dewan Keamanan PBB.Demikian dilontarkan Sirus Naseri, kepala delegasi Iran untuk Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA), seperti diberitakan kantor berita Reuters, Kamis (11/8/2005).Ditegaskan pejabat senior nuklir Iran itu, tidak ada basis hukum untuk mengadukan masalah nuklir negaranya ke PBB. "Saya pikir keliru besar jika AS dan khususnya Eropa mengambil langkah menuju konfrontasi," cetus Naseri. "Itu akan menjadi kesalahan yang sangat, sangat besar," imbuhnya.Inggris, Perancis dan Jerman telah mengadukan Iran ke IAEA setelah negeri Republik Islam itu mencopot segel-segel yang dipasang pengawas nuklir PBB itu di fasilitas konversi uranium di Isfahan.Menurut Naseri, segel itu dicopot setelah pembicaraan dengan Eropa berakhir dengan "kekecewaan dan keputusasaan". Diimbuhkannya, "Kami tidak melakukan ini sebagai tindakan intimidasi."Ditegaskannya, Iran punya "hak legal" untuk menciptakan energi nuklir.Sebelumnya Perancis dan Jerman sudah memberikan peringatan keras terhadap Iran. Iran diingatkan untuk tidak melanjutkan kegiatan nuklirnya, jika tidak, IAEA akan menyeret negara itu ke sidang DK PBB yang memiliki otoritas menjatuhkan berbagai sanksi.
(ita/)











































