Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Ahmad Yurikho menjelaskan kebakaran terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Bermula ketika saksi Kirman selaku manajemen kawasan CBK meminta Triyono (41) dan Salimi (60) merenovasi gudang kosong yang bersebelahan dengan PT Aluminium Indonesia.
"Kemudian saat Triyono sedang mengelas tiang, terjadi percikan api," kata Alexander dalam keterangan kepada detikcom, Kamis (6/9/2018).
Percikan api itu kemudian menyambar gulungan aluminium di PT Aluminium Indonesia. Api merambat dengan cepat, sehingga karyawan lain juga mengalami luka bakar.
"Korban Salimi, yang bersama Triyono, mengalami luka bakar, kemudian korban Ari dan Amin yang sedang bekerja di PT Aluminium juga mengalami luka bakar," lanjutnya.
Api kian besar dan membakar gulungan aluminium dengan cepat. Api bisa dipadamkan sekitar pukul 17.30 WIB dengan bantuan 5 mobil pemadam kebakaran.
"Korban Triyono ditemukan meninggal dunia dalam posisi hangus terbakar di dekat kompresor las," tuturnya.











































