Ketum PPP Harap Kepala Daerah Baru Mampu Tekan Angka Kemiskinan

Robi Setiawan - detikNews
Kamis, 06 Sep 2018 13:10 WIB
Foto: dok PPP
Jakarta - Presiden Joko Widodo sudah melantik sembilan pasangan gubernur dan wakil gubernur masa jabatan 2018-2023. Ketua Umum PPP M Romahurmuziy meminta kepala daerah baru mampu memperkuat agenda nasional, khususnya pengentasan warga dari kemiskinan, yang saat ini angkanya di bawah 10 persen.

"Kebijakan yang berorientasi mengurangi kemiskinan harus menjadi perhatian utama kepala daerah. Merekalah ujung tombak pembangunan nasional yang harus bisa menerjemahkan kebijakan pemerintah pusat dalam kebijakan-kebijakan yang langsung menyentuh masyarakat," kata pria yang akrab disapa Rommy ini dalam keterangan tertulis, Kamis (6/9/2018).


Menurut Rommy, apa pun latar belakang partai politik kepala daerah, mereka tetap harus bisa bekerja sama dengan pemerintah pusat. Menurutnya, kepala daerah tidak bisa memiliki kebijakan yang bertentangan dengan pemerintah pusat, karena mempunyai agenda yang sama, yaitu menyejahterakan rakyat.

"Pemerintah daerah yang mengikuti harmoni kebijakan pemerintah pusat guna menyukseskan pembangunan nasional dalam rangka menyejahteraan rakyat, meningkatkan SDM, dan berbagai agenda lainnya," ungkapnya.


Lebih lanjut dirinya juga yakin, para kepala daerah baru bisa langsung mengerti dengan tugas masing-masing karena mereka umumnya sudah berpengalaman menjadi kepala daerah, baik yang sedang menjabat periode kedua maupun yang sebelumnya berstatus sebagai wali kota dan bupati. Mereka tidak perlu belajar lagi.

"Hari pertama para gubernur baru dan wakilnya itu bisa langsung bekerja menuntaskan agenda-agenda kesejahteraan rakyat," pungkasnya. (ega/ega)