Sandiaga berlari bersama warga dari kediamannya di Jalan Pulombangkeng nomor 5, Jakarta Selatan, Rabu (5/9). Sandiaga memberikan keterangan kepada wartawan usai selesai berlari.
Sandiaga menyinggung pelemahan nilai rupiah terhadap dolar. Dia berharap politikus lainnya tidak ikut berkomentar yang semakin memanaskan tensi politik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca Juga: Adu Kuat Jokowi-Ma'ruf vs Prabowo-Sandiaga di Media Sosial
Sandiaga tak ingin kondisi Indonesia seperti dengan Argentina dan Turki yang mengalami dampak dari lemahnya mata uang terhadap dolar. Sandiaga juga menyarankan kaum milenial tidak jalan-jalan ke luar negeri.
"Untuk milenial, jangan dulu ke luar negeri, sorry to say, you guys millennials like to travel, for the sake of the country, tahan dulu ke luar negerinya, yang weekend ke SG (Singapura), KL (Kuala Lumpur), fokus pariwisata di sini," ucap Sandiaga.
Sementara itu, Ma'ruf Amin bersafari malam ke kantor Muhammadiyah pada hari yang sama. Ma'ruf datang bermaksud untuk meminta dukungan di Pilpres 2019.
"Karena saya Ketum MUI karena MUI kan representasi dari ormas-ormas Islam. Karena Muhammadiyah representasi dari MUI memberi tahu langsung walaupun sudah tahu, sekarang formal memberi tahu ditunjuk sebagai cawapres minta doanya kalau bisa minta dukungannya," ucap Ma'ruf di kantor PP Muhammadiyah, Jalan Menteng Raya, Jakarta.
Baca Juga: Kontroversi Sandiaga Dorong Politikus Shut Up!
Ma'ruf mengatakan siap terjun ke masyarakat untuk mendukung pencalonannya. Ma'ruf siap berusaha menang pada Pilpres 2019.
"Tentu saya di Jawa Barat, Banten, di daerah yang saya harus terjun, misalnya Sumatera, saya akan siap," ucap Ma'ruf.
Baca Juga: Ma'ruf Amin Bakal Temui Ormas Lintas Agama
Ma'ruf, yang berpasangan dengan bakal calon presiden Joko Widodo, akan mengikuti strategi yang dibuat Tim Kampanye Nasional (TKN). Ke mana pun dijadwalkan berkampanye, ia mengaku akan datang.
Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan |
"Nanti kan saya akan diatur oleh TKN. Nanti saya harus ke mana-kemana. Saya tinggal laksanakan," ujar Ma'ruf.
Saksikan juga video 'Sandi Protes: Knalpot Bising Diam Saja, Kok Azan Diributin!':
(fdu/bag)












































Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan