Penderita DBD di Sulsel Mencapai 3.352 kasus, 32 Meninggal

Penderita DBD di Sulsel Mencapai 3.352 kasus, 32 Meninggal

- detikNews
Rabu, 10 Agu 2005 18:30 WIB
Makassar - Bukan hanya di Jawa, penyakit Demam Berdarah (DBD) pun mewabah di Sulsel. Dari data yang tercatat di Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulsel, tercatat sepanjang Januari hingga akhir Juli saja jumlah penderita demam berdarah di Sulsel mencapai 3.352 kasus, 32 di antaranya meninggal dunia."Data yang kami catat memang mencapai jumlah segitu. Data itu belum ditambah dengan kasus DBD yang terjadi minggu pertama bulan Agustus," ujar Kepala Dinkes Sulsel Andi Muhadir ketika ditemui di kantornya, Jl Perintis Kemerdekaan, Makassar, Rabu (10/8/2005).Dari 28 kabupaten yang ada di Sulsel, jumlah kasus yang paling banyak terjadi berada di Makassar, sebanyak 868 kasus. Kendati demikian, hanya tercatat 3 orang yang meninggal dunia.Selain Makassar, Kabupaten Gowa menempati peringkat kedua, dengan 628 kasus. Dari jumlah itu, 3 orang yang meninggal dunia.Menyusul kota lain yakni Bone dengan 388 kasus dengan jumlah korban meninggal 5 orang. Wajo sebanyak 269 kasus dan 3 orang yang meninggal, Maros 207 kasus dan 4 orang yang meninggal dunia.Sementara itu, di Palopo, kendati jumlah kasus hanya 120 kasus, namun pasien yang meninggal mencapi 5 orang, sama dengan Kabupaten Bone.Dibanding dengan tahun 2004 lalu, kasus DBD pada tahun ini cukup meningkat. Dari data Dinkes Sulsel, pada tahun lalu jumlah kasus dari bulan Januari hingga Desember mencapai 3847 kasus, dan yang meninggal 22 orang. (nrl/)


Berita Terkait