200 Tim Monitoring Akan Disebar di Aceh
Rabu, 10 Agu 2005 17:46 WIB
Jakarta - MoU RI-GAM akan diteken di Helsinki 15 Agustus 2005. Tim Aceh Monitoring Mission (AMM) pun bakal disebar di Meulaboh, Bireuen, Lhokseumawe dan Banda Aceh.Menteri Komunikasi dan Informasi Sofyan A Djalil menyatakan, penandatangan MoU RI-GAM di Helsinki akan disiarkan langsung lewat TV di Banda Aceh dan akan dihadiri sejumlah menteri Kabinet Indonesia Bersatu serta Panglima TNI.Hal ini disampaikan Sofyan usai Rakor Polhukam yang membahas persiapan teknis penandatanganan MoU RI-GAM di Helsinki di Jakarta, Rabu (10/8/2005)."Tim pendahuluan mulai tiba di Aceh dengan jumlah 50 orang yang akan disebar di 4 kabupaten. Secara keseluruhan tim AMM yang akan datang berjumlah 200 orang dan yang akan disiapkan di sekitar 10 pos tim pemantauan," kata Sofyan.Namun demikian, Sofyan belum dapat merinci jumlah pemantau yang akan ditempatkan di tiap posko tersebut.Amnesti GAMPemberian amnesti bagi eks GAM akan diberikan pada akhir Agustus 2005 termasuk pada aktivis SIRA dan aktivis politik kecuali yang melakukan tindak pidana kriminal.Penarikan pasukan dan pengumpulan senjata milik GAM akan dilakukan setelah September 2005. "Sekarang ini baru pada proses penandatangan MoU dan kemudian memonitor. Sedangkan pengumpulan, penghancuran senjata dan penarikan pasukan Polri non organik akan dilakukan September," urai Sofyan.
(aan/)











































