Kasus DBD, Cecep Susul Kedua Putrinya untuk Dirawat
Rabu, 10 Agu 2005 17:49 WIB
Jakarta - Wabah demam berdarah dengue (BDB) membuat keluarga Cecep Sumitra terpaksa berkumpul di rumah sakit. Cecep dan kedua putrinya berada di rumah sakit untuk menjalani perawatan, dan sang ibu berada di rumah sakit untuk menunggui mereka.Cecep (39), warga Cimanggis, Depok, dirawat di RSUD Pasar Rebo, Jakarta Timur, sejak pukul 17.45, Selasa 9 Juli kemarin. Kedua putrinya sudah lebih dulu dirawat, yakni pada pagi dan siang harinya.Karena rumah sakit sudah penuh, Cecep terpaksa dirawat di selasar. "Perawatannya cukup baik. Cuma kemarin saya kesulitan mau masuk karena ruangan penuh," katanya kepada detikcom tentang pelayanan rumah sakit yang diterimanya, Rabu (10/8/2005).Dari keluarga Cecep, yang pertama dirawat karena terkena DBD adalah si bungsu, Hani Mulyani (5). Kemudian anak kedua, Citra Aulia (10). Citra dirawat di ruang Mawar di lantai enam, sedang Hani di ruang ICU lantai empat.Menurut Rosida (34), istri Cecep, Hani sudah demam sejak Minggu 7 Juli lalu. Saat itu dibawa ke poliklinik, dan demamnya sempat turun. Tapi, karena kemudian panas lagi, Hani akhirnya dibawa ke RSUD Pasar Rebo."Karena khawatir, kemarin pagi saya bawa ke sini. Untung masih tertolong sebab trombosit sudah turun. Siangnya putri kedua saya bawa juga ke sini. Sejak minggu sudah panas. Setelah dicek ternyata positif DBD. Sore harinya baru bapaknya," tutur Rosida.Kalau si sulung? Menurut Rosida, anak tertuanya, yang juga perempuan sedang menuntut ilmu dan tinggal di pondok pesantren.Tentang pembiayaan, Rosida mengaku belum tahu. "Sampai saat ini belum tahu berapa biaya yang dikeluarkan. Tapi setiap saya menebus obat di apotik, saya tidak diminta bayaran," katanya.
(gtp/)











































