DetikNews
Rabu 05 September 2018, 12:58 WIB

Sandi Minta Politisi Shut Up, Ini Kata NasDem

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Sandi Minta Politisi Shut Up, Ini Kata NasDem Foto: Taufiqulhadi (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Bakal cawapres Sandiaga Uno meminta para politisi agar shut up atau tak membuat gaduh soal pelemahan nilai rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Partai NasDem memandang pernyataan Sandiaga sudah tepat.

"Sikap Pak Sandi itu adalah sikap yang tepat dan saya harap didukung oleh pihak," ujar anggota Dewan Pakar NasDem Teuku Taufiqulhadi, Rabu (5/9/2018).


Taufiqulhadi memandang pernyataan Sandiaga sebagai bentuk keprihatinannya terhadap kondisi bangsa. Namun, dia menegaskan pemerintah terus bekerja mencari solusi persoalan tersebut.

"Saya harap keprihatinan itu jadi keprihatinan kita bersama. Karena apa pun yang dilakukan oleh pemerintahan yang dipimpin Pak Jokowi sekarang adalah untuk bangsa ini. Bukan untuk kelompok atau golongan tertentu," ucap Taufiqulhadi.


Taufiqulhadi juga sepakat dengan pernyataan mantan Wagub DKI Jakarta itu. Dia kemudian membeberkan beberapa faktor mengapa rupiah terus melemah terhadap dolar AS.

"Saya sepakat dengan Pak Sandiaga Uno atas keprihatinan beliau terhadap pelemahan rupiah akibat keputusan Washington menaikkan suku bunga acuan dan perang tarif antara China dan Amerika," jelas anggota Komisi III DPR itu.


Sandiaga sebelumnya ingin tensi politik tidak memanas saat nilai tukar rupiah melemah atas dolar AS. Dia berharap tidak ada kegaduhan sampai nilai tukar rupiah kembali menguat.

"Politisi kita minta, politisi shut updululah. For the next two weeks, jangan dulu, termasuk dari pihak kita. Saya bilang tunggu, kita turunkan tensi dulu," ucap Sandiaga kepada wartawan di Bulungan, Kemayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (5/9).



Saksikan juga video 'Pesan Sandi untuk Milenial di Tengah Anjloknya Rupiah':

[Gambas:Video 20detik]

Sandi Minta Politisi Shut Up, Ini Kata NasDem

(gbr/ams)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed