Menkes: Kunci Pencegahan Wabah DBD Ada di Masyarakat

Menkes: Kunci Pencegahan Wabah DBD Ada di Masyarakat

- detikNews
Rabu, 10 Agu 2005 16:43 WIB
Jakarta - Kurang perhatiannya masyarakat terhadap kebersihan lingkungan, terutama dalam memberantas sarang nyamuk, menjadi sebab masih mewabahnya penyakit demam berdarah dengue (DBD). Sebab kunci pencegahan penyakit DBD ada di masyarakat, bukan pemerintah.Hal ini disampaikan Menteri Kesehatan Siti Fadhilah Supari terkait masih tingginya kasus DBD di Tanah Air. Hingga 8 Agustus lalu, sudah terjadi 36.499 kasus DBD di 31 provinsi, 498 kasus di antaranya menyebabkan kematian."Karena kuncinya ada di masyarakat. Masyarakat lah yang harus berperan aktif. Karena peranan pemerintah hanya 20 persen saja untuk mengatasi penyakit ini, sisanya adalah masyarakat," kata Supari dalam jumpa pers di Gedung Depkes, Jl. HR Rasuna Said, Kuningan, Rabu (10/8/2005).Menurut Supari, potensi peningkatan kasus DBD pada pertengahan 2005 ini dipengaruhi oleh pola hujan yang tidak teratur dan merata di beberapa provinsi. Curah hujan di Jakarta yang mencapai 500 milimeter, misalnya, merupakan salah satu faktor risiko potensial penyebaran penyakit DBD."Inilah yang menyebabkan adanya perbedaan pola peningkatan kasus DBD yang biasanya terjadi pada bulan Januari dan Februari," kata Supari.Depkes, lanjut Supari, sudah mengirimkan surat kewaspadaan dini kepada seluruh gubernur pada Juli lalu. Depkes juga sudah menyiapkan unit pelayanan medis di rumah sakit dan menyiapkan anggaran bencana dan KLB Rp 500 juta per provinsi. "Tapi selama masyarakat tidak peduli terhadap kebersihan lingkungan maka DBD akan tetap mengancam masyarakat," ujar Menkes Siti Fadhilah Supari. (gtp/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads