Emak-emak Demo Jokowi, Sandiaga: Jangan Ganggu Ketertiban

Indra Komara - detikNews
Senin, 03 Sep 2018 19:09 WIB
Sandiaga Uno (Indra Komara/detikcom)
Jakarta - Bakal cawapres Sandiaga Uno menyayangkan Barisan Emak-emak Militan (BEM) yang turun ke jalan untuk melakukan demo di depan kantor KPU. Dia menganjurkan emak-emak mengeluarkan energi ke arah positif dibanding harus ikut berdemo.

"Saya imbau, biarkan demokrasi itu tumbuh subur untuk dewasa kita. Jadi saya imbau jangan kita memberikan satu konotasi yang negatif. Saya imbau emak-emak yang militan dorong energi ke arah yang positif," kata Sandi di Al-Ashriyyah Nurul Iman, Parung, Bogor, Jawa Barat, Senin (3/9/2018).


Suami Nur Asia itu tak melarang militansi para emak-emak. Hanya, dia berpesan agar semangat emak-emak itu tak mengganggu ketertiban.

"Emak-emak boleh militan, tapi jangan mengganggu ketertiban. Kalau demo itu kan mengganggu ketertiban," ujar Sandiaga.

"Cukup nanti mereka tahu sendiri, mereka bisa memilih sendiri kok, melihat mana yang mendorong ekonomi, mana yang membuka lapangan kerja, mana yang bisa menjaga aspirasi emak-emak, bahan pokok terjangkau, tak perlu langsung mengintervensi proses demokrasi," sambungnya.

Emak-emak Demo Jokowi, Sandiaga: Jangan Ganggu KetertibanEmak-emak berdemo minta Jokowi mundur dari jabatan presiden. (Dwi Andayani/detikcom)

Sebelumnya, Barisan Emak-emak Militan (BEM) berdemo di depan kantor KPU. Emak-emak ini menuntut Joko Widodo mundur dari jabatan presiden karena akan kembali maju pada pilpres.

"Presiden harus mundur karena sudah jadi capres. Mundur lebih terhormat, lebih menyelamatkan demokrasi," ujar koordinator aksi Tri Erniyanti dalam orasinya di depan kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, siang tadi.

Para peserta aksi juga beberapa kali meneriakkan '2019 ganti presiden'. Selain itu, emak-emak ini membawa tulisan dukungan untuk tagar 2019 ganti presiden.

Terdapat juga tulisan 'Presiden Harus Mundur Karena Sudah Jadi Capres' dan 'Mundur Pak, Berikan Contoh Sebagai Negarawan Demi Kontestasi Fair dan Adil'. (idn/ams)