WNA Polandia yang Ditangkap di Papua Terlibat KKB

Wilpret Siagian - detikNews
Senin, 03 Sep 2018 16:00 WIB
Foto: Jakup Fabian Skrzypski (Wilpret-detik)
Jayapura - WN Polandia Jakup Fabian Skrzypski (JFS) yang ditangkap polisi di Papua, diketahui memiliki jaringan khusus dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua. Dia juga terlibat jaringan Pembebasan Papua barat.

JFS masuk ke Jayapura, Papua melalui perbatasan Wutung, RI-PNG, menggunakan paspor turis. Setelah dua minggu berada di Jayapura JFS kemudian berangkat ke Timika bertemu dengan SM (26) kemudian dia menuju Wamena, kabupaten Jayawijaya untuk bertemu kelompok KKB di markasnya.

Selain JFS, polisi juga menangkap SM (26) warga Timika pada Sabtu (1/9). Hasil pemeriksaan dari SM inilah yang mengungkap motif tujuan JFS ke tanah Papua.

"Dalam pertemuan dengan anggota KKB di Timika dan Wamena, JFS bahas tentang perjuangan Papua merdeka, bahkan JFS memperlihatkan cara penggunaan senjata api," ujar kata Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ahmad M. Kamal di Jayapura, Senin (3/9/2018) .



Kamal menjelaskan, dari 4 orang WNI yang sudah diamankan Reskrim Polda Papua yakni NW, EW, HW dari Wamena dan SM dari Timika diketahui bahwa WNA Polandia itu ingin membatu untuk pembebasan West Papua dan JFS menyampaikan akan berusaha untuk membantu.

"Bukti -bukti dukungan JFS untuk pembebasan West Papua diketahui dari percakapan melalui messenger dan rekaman video (testimony) 3 orang anggota KKB yang saat ini masih dalam pencarian," kata Kamal.

"Hasil percakapan melalui messengger antara JFS dengan SM (26), tanggal 08 Juli 2018, SM meminta bantuan persenjataan dari Polandia untuk pembebasan West Papua dan JFS menyampaikan akan berusaha untuk membantu," tambah Kamal.



Selain ada foto-foto lanjut Kamal, JFS di hutan bersama anggota KKB Papua membuat rekaman video (testimony) menyampaikan terimakasih kepada negara Polandia yang telah mendukung perjuangan pembebasan Papua merdeka dari penjajahan negara kolonial Indonesia.

"Video (Testimoni) tersebut atas permintaan dari JFS dan di syuting langsung oleh JFS sendiri dan ada rekaman video latihan menembak dengan menggunakan beberapa jenis senjata api yang dilakukan oleh JFS," tegas Kamal.







(rvk/rvk)