Dolar Melonjak, 25 Ribu Calhaj Terancam Batal Berangkat

Dolar Melonjak, 25 Ribu Calhaj Terancam Batal Berangkat

- detikNews
Rabu, 10 Agu 2005 10:57 WIB
Jakarta - Calon jemaah haji (calhaj) ikutan megap-megap lantaran dolar terus membumbung tinggi. Alhasil, 25 ribu calhaj terancam batal berangkat ke tanah suci.Untuk mengatasinya, pelunasan pembayaran pun diperpanjang lima hari hingga 15 Agustus 2005. Jika tak kunjung lunas, keberangkatan ke Mekah dibatalkan.Menteri Agama Muhammad Maftuh Basyuni menuturkan, sekitar 180 ribu calhaj sudah melunasi pembayaran. Kuota haji tahun 2005 sebanyak 205 ribu orang."Karena banyak yang sulit untuk melunasi, kemungkinan kita perpanjang lima hari sampai 15 Agustus. Sebenarnya 10 Agustus hari terakhir pelunasan. Kalau setelah diperpanjang tidak bisa melunasi, ya kita tutup," katanya.Hal ini disampaikan Menag usai pelantikan pejabat eselon I di ruang operasional Departemen Agama, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Rabu (10/8/2005).Menurut Menag, calhaj kesulitan melunasi pembayaran karena kurs dolar yang terus naik. "Padahal kuota sudah terpenuhi. Perkiraan saya karena mereka mungkin mengalami kesulitan keuangan," ujarnya.Bagaimana kalau tetap tidak bisa melunasi? "Yang mau haji biasa kan banyak animonya (peminatnya). Jadi nanti yang waiting list akan kita usahakan menggantikan," jawab Menag.Dituturkan dia, persiapan haji sudah mendekati final. "Penginapan dan akomodasi 80 persen sudah siap. Penerbangan sudah dicarter, meski sungguh tidak mengenakkan bahwa ongkos penerbangan naik. Kalau katering tetap menggunakan seperti tahun lalu," kata Menag. (aan/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads