Laporan dari Mekah

'Parade' Batuk Usai Armina, Ini yang Perlu Dilakukan Jemaah Haji

Fajar Pratama - detikNews
Jumat, 31 Agu 2018 21:50 WIB
Ilustrasi (Fajar Pratama/detikcom)
Mekah - Usai puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armina), cukup banyak jemaah haji yang terserang batuk dan gangguan pernapasan. Ini hal-hal yang perlu dilakukan jemaah haji.

Dari tahun ke tahun, batuk dan gangguan pernapasan merupakan keluhan paling banyak yang dirasakan jemaah pascapuncak haji. Tak jarang akan tampak fenomena 'parade' batuk saat jemaah tengah dalam posisi berkumpul, seperti saat sedang berada di dalam bus atau sedang melaksanakan salat berjemaah.

"Dari tahun ke tahun, memang itu yang paling sering dialami jemaah yang dirujuk ke KKHI," ujar Kepala Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Mekah Nirwan Satria di Aziziah Janubiyah, Mekah, Jumat (31/8/2018).

Nirwan meminta jemaah menyambangi dokter yang ada di kloter. Dari situ jemaah bisa berkonsultasi mengenai batuk dan gangguan pernapasan.

Setelahnya, KKHI mengeluarkan lima imbauan berkaitan dengan 'parade' batuk ini. Pertama, jemaah diminta memperbanyak minum.




"Jangan sampai kering kerongkongan. Dan jangan minum air dingin," ujar Nirwan.

Kedua, jemaah diminta selalu mengenakan masker. Ini penting agar jemaah tidak langsung menghirup debu di luar. Di sisi lain, potensi menularkan batuk juga bisa ditekan.

"Ketiga, istirahat yang cukup," kata Nirwan.

Keempat, jemaah diminta menjaga stamina agar tetap fit. Caranya, melakukan gerakan ringan di pagi hari.

"Kelima, rutin minum obat yang telah diberikan oleh dokter atau petugas kesehatan di kloter," pungkas Nirwan. (fjp/dhn)