600 Orang Peringati HUT ke-60 RI di Puncak Mahameru

600 Orang Peringati HUT ke-60 RI di Puncak Mahameru

- detikNews
Selasa, 09 Agu 2005 22:49 WIB
Malang - Merayakan peringatan kemerdekaan RI tidak harus di sekolah maupun di kantor. Sekitar enam ratus pecinta alam diperkirakan memperingati perayaan kemerdekaan RI di Gunung Semeru, dengan mengadakan upacara dan pengibaran bendera sang saka merah putih di atas puncak Mahameru."Diperkirakan hingga 16 Agustus mendatang lebih dari 600 orang pendaki akan memenuhi Semeru, Namun kita memberikan kuota 600 pendaki yang diperbolehkan mengikuti upacara 17 Agustus di Puncak Mahameru," kata Kepala Balai Taman Nasional Bromo Semeru Tengger (BTN-BTS) Herry Subagiadi kepada detikcom di kantornya Jalan Raden Intan, Malang, Selasa (9/8/2005).Meski status gunung berapi tertinggi di Jawa Timur saat ini sedang dalam status waspada, sampai hari ini, menurut Herry, sudah sekitar 400 pecinta alam dari berbagai daerah di Jatim sudah berada di puncak Semeru. BTN-BTS juga akan memberikan toleransi sekitar 10 persen bagi para pecinta alam dari luar jawa yang akan mengikuti upacara 17 Agustus di puncak Mahameru, dari jumlah yang telah ditentukan.Meski status Semeru saat ini sedang dalam status waspada, Puncak Mahameru tetap boleh didaki. Asalkan, para pendaki harus melalui sisi barat Semeru dan tetap memperhatikan rambu-rambu pada titik tertentu pada wilayah 'sadel'(dataran). Sebab, disekitar 'sadel' ada enam dapur magma. Tiga dapur magma tidak aktif dan tiga dapur magma aktif yang masih sering mengeluarkan larva pijar dan material padat yang berada di timur Semeru.Untuk itu, lanjutnya, bagi para pendaki yang sedang melakukan pendakian di Semeru diimbau agar meningkatkan kewaspadaan. Sebab, sewaktu-waktu aktifitas Gunung Semeru dapat meningkat dengan mengeluarkan material vulkanik berupa debu, pasir, batu, dan lava pijar yang menyembur hingga radius 500 meter dari bibir kawah.Untuk mengantisipasi peningkatan aktivitas semeru yang bisa terjadi sewaktu-waktu, BTN-BTS telah menyiagakan sebanyak 17 personil yang ditempatkan di pos komando kawasan Ringinanom, Kalimati, Arcopodo, Ranu Pane, Ranu Kumbolo, dan Puncak Mahameru. "Sebanyak 17 petugas tersebut dibentuk dalam rangkaian panitia penyelenggara 17 Agustus," Ujar Herry. Bagi para pendaki yang akan melakukan pendakian di Gunung Semeru, diimbau agar meningkatkan kewaspadaan. Sebab, sewaktu-waktu aktifitas gunung meningkat dengan mengeluarkan material vulkanik berupa debu, pasir, batu, dan lava pijar. Selain meningkatkan kewaspadaan, para pendaki diminta untuk meperhatikan perbekalan ketika melakukan pendakian. Para pendaki diminta pula, agar tidak panik bila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. (ism/)


Berita Terkait