Meneg BUMN Tak Akan Campuri Masalah Garuda

Meneg BUMN Tak Akan Campuri Masalah Garuda

- detikNews
Selasa, 09 Agu 2005 21:17 WIB
Bandung - Meneg BUMN Sugiharto tidak akan ikut campur masalah internal di perusahaan penerbangan Garuda. Konflik ini antara Ikatan Awak Kabin Garuda Indonesia (IKAGI) dengan manajemen Garuda. "Itu khan hubungan industrial antara direksi dengan karyawan. Silakan direksi pecahkan masalahnya. Saya kira direksi tidak bisa memenuhi permintaan karyawan karena melanggar UU, ungkap Meneg BUMN Sugiharto di PT DI, Jalan Pajajaran, Selasa (9/8/2005), di Bandung. Menurut Sugiharto, pihak pemegang saham termasuk Kementrian BUMN memang tidak memiliki otoritas untuk mencampuri urusan permasalahan hubungan industrial di perusahaan Garuda tersebut.Pemerintah menganggap, ancaman mogok yang dinyatakan oleh IKAGI tersebut belum menjadi ancaman serius yang menggangu stabilitas perusahan penerbangan milik pemerintah tersebut. Namun jika pemogokan terjadi hal ini dapat menyebabkan citra perusahaan penerbangan Garuda Indonesia semakin buruk. "Airline ini suatu industri yang kompetitif. Sekarang kalau mau mogok itu baru berbahaya bagi perusahaan. Nanti kenanya pada mereka sendiri. Pelaku demo saya kira tidak akan banyak," ungkapnya. Sugiharto memaparkan, dari laporan para direksi Garuda, saat ini pihak manajemen Garuda sudah menyiapkan diri untuk mengantisipasi terjadinya pemogokan kerja dari para awak kabinnya. Jika terjadi ancaman pemogokan, pihak manajemen Garuda akan meminta bantuan dari beberapan awak kabin perusahaan penerbangan lainnya. Diantaranya yang sudah siap membantu Garuda dari perusahaan penerbangan PT Merpati. "PT Merpati sudah siap membantu, dari airline yang solider dengan Garuda. Kondisi keuangan Garuda memang tidak sedang baik. Saya serahkan pada direksi untuk menyelesaikan kasus ini. Karena gaji para karyawan relatif, sudah sangat tinggi," tegas Sugiharto. (ism/)


Berita Terkait