Pendukung Nur Mahmudi Gelar Aksi Duduk di KPUD Depok

Pendukung Nur Mahmudi Gelar Aksi Duduk di KPUD Depok

- detikNews
Selasa, 09 Agu 2005 15:20 WIB
Depok - Aksi penolakan putusan Pengadilan Tinggi Jawa Barat (PT Jabar) yang memenangkan Badrul Kamal kian kencang. Selain pendukung Nur Mahmudi Ismail, sejumlah anggota tim sukses calon lainnya, Yus Riswandi, juga ikut bergabung dalam demo menolak Badrul Kamal.Aksi ini digelar di depan Kantor KPUD Depok, Jalan Sawangan Raya, Depok, Selasa (9/8/2005). Kali ini, penolakan ditunjukkan dengan aksi duduk di pinggir jalan.PT Jabar telah menganulir kemenangan pasangan Nur Mahmudi Ismail-Yuyun Wirasaputra sebagai walikota dan wakil walikota terpilih, dan memenangkan gugatan pasangan Badrul Kamal-Syihabuddin Ahmad dalam Pilkada Depok.Keikutsertaan pendukung calon lainnya dalam aksi duduk dikarenakan merasa terpanggil. "Kami kalah, tapi kami legowo, makanya kami terpanggil untuk bergabung di sini," kata wakil ketua tim sukses Yus Ruswandi-Soetadji Dipowongso, Sita Rumisa, di sela-sela aksi. Pasangan Yus-Soetadji dalam perolehan suara Pilkada Depok menempati urutan ketiga.Forum Bersama Masyarakat Depok (FBMD), yang ikut serta dalam aksi, menuduh pasangan Badrul-Syihabuddin memanipulasi data pilkada yang digunakan dalam persidangan.Dalam salinan putusan PT Jabar tertera telah terjadi penggelembungan 26.936 suara untuk Nur Mahmudi yang berasal dari pemilih yang tidak terdaftar di Kecamatan Beji. Padahal, data rekapitulasi KPUD untuk kecamatan tersebut hanya mencapai 24.029 suara yang memilih Nur Mahmudi. Namun, PT Jabar tetap mengoreksi hasil pilkada dengan mengurangi suara Nur Mahmudi yang ditambah bukti lain hingga mencapai 27.785 suara."Jika logika ini dipakai, maka suara Nur Mahmudi di Kecamatan Beji menjadi minus 2.907 suara. Bagaimana bisa suara bisa negatif," ujar koordinator FBMD M Yusuf Hidayat.Menurutnya, pihak Badrul telah melakukan kebohongan publik. "Mereka telah memanipulasi suara sehingga kita harus menolak pelantikannya," tegasnya. Aksi yang digelar sejak pukul 13.00 WIB ini, hingga pukul 14.50 WIB masih terus berlangsung. (ton/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini