Jokowi-Prabowo Pelukan, PPP: Mari Mulai Kontestasi Tanpa Provokasi

Tsarina Maharani - detikNews
Kamis, 30 Agu 2018 09:54 WIB
Momen Jokowi-Prabowo berpelukan. (dok. Instagram Prabowo)
Jakarta - Momen berpelukan Joko Widodo (Jokowi) dengan Prabowo Subianto di venue pencak silat Asian Games 2018 seolah menjadi peristiwa istimewa bagi berbagai pihak. Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin Arsul Sani mengatakan pelukan itu memberikan makna positif bagi penyelenggaraan Pilpres 2019.

"Momen pelukan tersebut memberi makna, mari mulai hari ini kontestasi pilpres tidak provokatif, tidak saling menyebarkan kebencian dan berproses tanpa harus mengorbankan persatuan dan kesatuan anak-anak bangsa," kata Arsul kepada wartawan, Kamis (30/8/2018).



Arsul pun memuji inisiatif pesilat Hanifan Yudani Kusumah merangkul Jokowi dan Prabowo bersamaan setelah berhasil menyabet medali emas. Ia yakin inisiatif Hanifan itu mewakili aspirasi masyarakat Indonesia agar pilpres mendatang berlangsung sejuk.

"(Kami) yakini sebagai aspirasi mayoritas mutlak masyarakat Indonesia yang menghendaki bahwa kontestasi pilpres seyogianya damai, sejuk, tidak keluar dari kerukunan pribadi-pribadi antarpaslon dan masing-masing pendukungnya," ucap Sekjen PPP itu.



Momen langka pelukan dengan Presiden Jokowi dan atlet pencak silat peraih emas Hanifan menimbulkan kesan bagi Ketum PB IPSI Prabowo Subianto. Prabowo mengatakan mereka satu keluarga.

"Masyarakat gembira. Kita satu keluarga," kata Prabowo.



Sedangkan Jokowi menyebut Prabowo sebagai Ketum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) punya andil besar atas kesuksesan para atlet.

"Pertama, saya hadir di sini ucapkan terima kasih, yang kedua ingin memberikan selamat untuk teman baik saya, sahabat saya Pak Prabowo Subianto, yang mengomandani," kata Jokowi.


Sweet! Momen Pelukan Jokowi dan Prabowo Bikin Netizen Terharu, Simak Videonya:

[Gambas:Video 20detik]

(tsa/dnu)