Mangku Pastika Purnatugas, Plt Gubernur Bali Dilantik

Nandhang - detikNews
Rabu, 29 Agu 2018 17:40 WIB
Foto: Sertijab Gubenur Bali (nandhang/detikcom)
Denpasar - Jabatan Gubernur Bali Made Mangku Pastika telah berakhir. Sementara gubernur terpilih, I Wayan Koster baru resmi menjabat pada 17 September mendatang. Untuk mengisi kekosongan, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melantik penjabat (Pj) Gubernur Bali.

Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo melantik Pj Gubernur Bali, Hamdani di gedung Wiswa Sabha kantor Gubernur Bali. Hamdani merupakan Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kemendagri.

"Kepada Pak Hamdani, tugas walaupun singkat, bisa 2 minggu atau 3 minggu tapi setidaknya bisa menjaga stabilitas. Di sisa waktu ini tolong dicermati apa yang kemarin sudah disampaikan oleh bapak Made Mangku Pastika dan jajarannya memastikan program strategis nasional berjalan dengan baik untuk Provinsi Bali," ungkap Tjahjo dalam sambutannya pada upacara pelantikan Pj Gubernur Bali, Rabu (29/8/2018).

Selain itu, Tjahjo juga menyampaikan terima kasih kepada Made Mangku Pastika atas kinerjanya selama 2 periode menjalankan roda pemerintahan Bali. Ia juga mengapresiasi sejumlah keberhasilan Pastika bersama wakilnya I Ketut Sudikerta dengan program Bali Mandara (Maju, Aman, Damai, Sejahtera) yang menjadi visi misi Pastika.

"Saya juga ucapkan terimakasih kepada bapak Made Mangku Pastika. Beliau telah berhasil memenuhi janji kampanye dulu dengan menjalankan program Bali Mandaranya," terangnya.


Keberhasilan yang mendapat apresiasi tersebut di antaranya adalah angka kemiskinan, 4,01 persen ranking kedua terbaik nasional. Prosentase ini terendah dalam 5 tahun terakhir. Angka pengangguran terbuka 0,86 persen, terbaik tingkat nasional. Prosentase ini juga terendah dalam sejarah pembangunan daerah Bali.

Selanjutnya adalah Indeks Gini Ratio 0,38 yang menunjukkan ketimpangan daerah rendah dalam pembangunan antar daerah. Pertumbuhan ekonomi, yang selalu berada di atas rata-rata nasional. Serta Indeks Pembangunan Manusia (IPM), di angka 74, yang menunjukkan akumulasi optimal capaian pembangunan sektor pendidikan, kesehatan dan ekonomi, berada pada ranking 4 terbaik nasional. (asp/asp)