Demo di Yogya: Tangkap Koruptor Kelas Kakap!

Demo di Yogya: Tangkap Koruptor Kelas Kakap!

- detikNews
Selasa, 09 Agu 2005 13:22 WIB
Yogyakarta - Puluhan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Yogyakarta menggelar aksi menuntut pemerintahan SBY memenuhi janjinya dalam memberantas korupsi dan menangkap koruptor kelas kakap yang masih bebas berkeliaran.Aksi berlangsung, Selasa (9/8/2005) mulai pukul 10.00 WIB dari Bundaran kampus Universitas Gadjah Mada (UGM) Bulaksumur Yogyakarta menuju Istana Negara Gedung Agung Yogyakarta di Jl Ahmad Yani. Aksi tersebut diikuti oleh wakil anggota BEM UGM, BEM Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), BEM Unuiversitas Wangsa Manggala (Unwama) dan BEM Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).Sebelum berangkat menuju Gedung Agung, mereka menggelar orasi selama 30 menit di atas mobil pikup. Beberapa poster yang dibawa, antara lain bertuliskan 'Merdeka dari Korupsi', 'Adili Koruptor', 'Sita Aset Koruptor', 'Reformasi Birokrasi', 'Gudang Korupsi Ada di Bea Cukai, Polri dan TNI.'Setelah massa berkumpul, rombongan kemudian bergerak menuju Istana Negara Gedung Agung. Dalam aksinya, mereka tidak melakukan longmarch, tapi berkonvoi menggunakan sepeda motor dan mobil pikup. Ketika massa tiba di Gedung Agung, satu peleton anggota Poltabes Yogyakarta sudah bersiaga di depan pintu gerbang. Mobil truk polisi juga ditempatkan di dekat pagar. Sedangkan aparat tidak melakukan penjagaan ketat, hanya berjaga-jaga di kanan dan kiri pintu gerbang.Koordinator aksi, Dian Budianto dalam orasinya menuntut kepada pemerintahan SBY untuk segera memenuhi janjinya memberantas korupsi, menangkap dan mengadili serta menghukum para koruptor seberat-beratnya. Pemerintahan SBY juga harus melakukan reformasi birokrasi untuk membersihkan praktek KKN karena birokrasi di Indonesia sudah dipenuhi praktek KKN. "Kami ingin semua departemen bersih dari korupsi, SBY jangan hanya menangkap koruptor kelas teri saja, tapi koruptor kelas kakap harus ditangkap. Jangan sampai mereka terus berkeliaran menghabiskan uang rakyat dan negara," teriak Dian.Dian mengatakan pemerintah juga harus membersihkan seluruh departemen dari praktek-praktek korupsi. Sebab berdasarkan hasil riset Transparency International Indonesia (TII), 3 instansi paling banyak terjadi praktek korupsi adalah Bea Cukai sebesar 62persen, Kepolisian 56 persen dan TNI sebesar 46 persen. Dalam aksi itu, mahasiswa juga menantang Komisi pemberantasan korupsi (KPK), yang dinilai lamban dalam menangani kasus-kasus korupsi terutama di departemen atau instansi pemerintah. Seharusnya KPK lebih giat membasmi korupsi di Bea Cukai, Polri dan TNI yang selama ini belum terjamah.Seusai berorasi, mahasiswa mengakhiri aksinya dengan membakar keranda hitam bertuliskan 'Koruptor, Jasadmu Ditolak Bumi.' Sebelum dibakar, keranda tersebut ditarik kuat-kuat oleh empat orang mahasiswa hingga rusak dan setelah itu dibakar hingga habis. (asy/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads