Cegah Pungli di Tanah Abang, Satpol PP DKI Siap Tambah Personel

Muhammad Fida Ul Haq - detikNews
Senin, 27 Agu 2018 17:46 WIB
Kasatpol PP DKI Jakarta Yani Wahyu (Indra Komara/detikcom)
Jakarta - Satpol PP DKI Jakarta akan mengevaluasi pengawasan untuk mencegah pungli di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Meski jadi ranah polisi, Satpol PP siap menambah petugas untuk berjaga di kawasan tersebut.

"Iya (tambah petugas), kita akan evaluasi di lapangan. Selanjutnya berdasarkan evaluasi, data-data yang masuk, kita akan ambil kebijakan apa lagi," kata Kepala Satpol PP DKI Yani Wahyu di DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (27/8/2018).


Yani mengatakan akan berkoordinasi dengan polisi bila menemukan pelanggaran terkait pungli. Dia mengatakan bila terbukti pungli maka masuk ke ranah pidana.

"Ini kan mengarah ke pungli, bukan gangguan ketentraman dan ketertiban yang umumnya. Kalau pungli kan arahnya ke pidana ya," ujarnya.

Sebelumnya, video preman yang memalak sopir bajaj di Tanah Abang, Jakarta Pusat beredar di media sosial dan aplikasi percakapan WhatsApp. Tak hanya bajaj, sopir angkutan umum lain juga tidak luput dari aksi para pelaku.


Ada tiga video yang beredar di aplikasi percakapan terkait pemalakan tersebut. Para preman itu tampak meresahkan masyarakat sekitar.

Dalam video yang pertama seperti dilihat detikcom, Senin (27/8/2018), tampak seorang pria yang sedang memungut uang dari sopir yang sedang duduk di dalam bajaj. Setelah mendapatkan uang, pria tersebut langsung meninggalkan sopir bajaj itu.


Dalam video yang kedua, tampak beberapa orang yang berdiri di tengah jalan. Mereka memungut uang dari sopir angkutan umum lain dan mobil angkutan barang yang melintas di kawasan Tanah Abang.

Hal yang sama pula terlihat di video yang ketiga. Tampak orang yang berbeda yang memungut uang dari sejumlah kendaraan.


(fdu/dnu)