Tolak Hasil Pleno KPUD Seram Barat, Pimpinan Demo Ditangkap
Senin, 08 Agu 2005 16:08 WIB
Ambon -
Gara-gara melakukan pembakaran ban saat melakukan aksi unjuk rasa menentang hasil pleno KPUD Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku, koordinator aksi Ahmad Rahantan ditangkap aparat kepolisian.Penangkapan dilakukan setelah 200 masyarakat Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) melakukan aksi demonstrasi di Gedung KPUD Maluku, Senin (8/8/2005) pukul 11.00 Wita. Massa menolak hasil rapat pleno KPUD Kabupaten Seram Bagian Barat yang meloloskan pasangan dari Golkar Subeno-Nataniel Eleka masuk dalam putaran babak kedua. Padahal Suberno berstatus tersangkla kasus ijazah palsu. Keinginan bertemu KPUD Maluku tak terwujud, akhirnya massa melakukan orasi di depan kantor KPUD. Setelah itu, mereka melakukan aksi bakar ban bekas. Tak lama setelah pembakaran ban, polisi mencokok koordinator aksi, yakni Ahmad Rahantan. Meski kooordiantor aksi diambil kepolisian, massa tetap melanjutkan aksi dan bergerak ke kantor Gubenur Maluku. Namun sampai di kantor Gubernur, ratusan petugas dari Polres sudah menunggu sambil menjaga ketat gedung KPUD mulai pintu masuk, lantai 1 sampai pintu masuk.
(jon/)










































