Jadi Fatal! Mereka yang Tak Tahan Emosi di Jalan

Muhammad Fida Ul Haq - detikNews
Sabtu, 25 Agu 2018 08:47 WIB
Ilustrasi pengeroyokan (dok. detikcom)
Jakarta - Seorang sopir mobil berstiker 'TNI' ditahan setelah mengamuk di Tol Jagorawi dan videonya viral di media sosial. Kemarahan dipicu ketidakterimaan pelaku saat mobil di depannya berhenti mendadak.

Karena tak terima, dia memukul bocah SMP yang menumpang mobil sedan tersebut dan akhirnya dilaporkan ke pihak kepolisian. Pihak TNI sendiri telah menegaskan oknum pemukulan tersebut bukan merupakan bagian dari instansinya.

Selain kasus tersebut, ada beberapa kasus lain yang berkaitan dengan kemarahan warga saat di jalan yang berakibat fatal. Salah satunya pemukulan oknum TNI terhadap personel Polantas yang terjadi Pekanbaru pada Riau, Rabu (9/8/2017). Oknum berinisial WS tersebut mengamuk di tengah jalan hingga akhirnya memukul helm anggota Polantas dengan keras. Tak cuma itu, WS pun menendang motor yang dinaiki oleh anggota Polantas tersebut. Edi menyebut anggota kepolisian di wilayah Pekanbaru sudah mengetahui 'keanehan' WS itu.

Baca Juga: Pria Sipil Arogan Pukul Bocah di Tol Berujung Tahanan

Kapendam I/Bukit Barisan Kolonel Edi Hartono mengatakan WS mengalami gangguan jiwa. WS juga kerap bertindak kurang etis saat berada di kantor.

"Ke kantor itu apel, yang lain pakai seragam, dia tahu-tahu nyelonong pakaian preman sendiri. Di pojokan. Perlu pengobatan khususlah. Teman-temannya juga, mungkin kawan polisi juga tahu dia depresi gitu. Jadi mungkin maklum. Teman-teman polisi di sana sih memang maklum dengan kondisi orang ini. Sudah tahu," terang dia.

Kemudian pada Oktober 2107, terjadi juga kasus yang viral dari sebuah video yang beredar melalui aplikasi pesan instan dan situs YouTube. Dalam video berdurasi 1 menit 3 detik itu, seorang pengemudi mobil dan anggota TNI terlibat baku hantam di tengah jalan.

Baca Juga: Viral Oknum TNI Tendang Petugas SPBU di Sumut Gara-gara Antrean

Mobil merah bernomor polisi B-1599-PVH yang dikendarai pria berkaus hitam berhenti di lajur kanan jalan, sementara anggota TNI AL masih duduk di sepeda motornya di sebelah kiri mobil.

Keduanya terlibat adu mulut yang berlangsung panas. Di tengah adu mulut, si pria mendorong prajurit TNI AL. Prajurit membalas dorongan itu dengan mendaratkan bogem mentah di pipi kiri si pria. Baku hantam pun terjadi. Warga yang menonton mencoba melerai, namun mereka tetap jual-beli pukulan. Kasus tersebut sempat ditangani oleh Polres Jakarta Timur.

Kejadian selanjutnya yang menjadi sorotan adalah pesepeda motor yang dikeroyok karena membentak ibu-ibu yang ditabraknya di Jalan Salemba, Jakarta Pusat, Jumat (12/1/2018).

"Jadi, saat pulang kantor, di sekitar Salemba Tengah arah ke Percetakan Negara, sudah ada kerumunan orang karena motor jatuh. Ternyata ada kecelakaan dekat BSI," kata pembaca detikcom, Rizki Tri Putra, saat dihubungi.

Baca Juga: Pengakuan Pejalan Kaki yang Dipukul Pemotor di Trotoar Jatiwaringin

Rizki menceritakan insiden itu terjadi sekitar pukul 20.00 WIB. Ia menjelaskan, setelah jatuh dari motor, pengendara motor itu marah-marah kepada ibu-ibu yang ditabraknya.

"Habis jatuh, pemotornya bangun dan marah-marah, bilang, 'Ibu matanya ke mana, saya buru-buru.' Kan aneh, jatuh tabrakan malah bentak gitu. Warga sekitar dan mahasiswa yang ada di situ langsung datang nyamperin," tutur Rizki.



Tonton juga video: 'Pengakuan Keluarga Korban Pemukulan Pria Arogan di Tol'

[Gambas:Video 20detik]

(fdu/rvk)