ADVERTISEMENT

Pembelaan Meiliana Lewat Selembar Kertas

Indah Mutiara Kami - detikNews
Jumat, 24 Agu 2018 10:56 WIB
Meiliana saat sidang (Foto: Antara Foto/Irsan Mulyadi)
Medan - Meiliana divonis 18 bulan bui karena dianggap menista agama akibat mengeluhkan volume suara azan masjid di dekat rumahnya. Saat sidang, perempuan asal Tanjung Balai, Sumut, ini pernah menyampaikan pembelaan lewat selembar kertas.

Pembelaan itu disampaikan saat sidang dengan agenda pleidoi pada 13 Agustus 2018. Pengacara Meiliana, Ranto Sibarani, menunjukkan selembar kertas dengan tulisan tangan Meiliana. Pleidoi itu dibacakan Meiliana di PN Medan sambil menangis.



"Saya tidak bersalah karena saya tidak pernah melakukan itu. Saya hanya berbicara spontan saja pada teman saya, Kak Uwok. Tidak ada maksud menjelek-jelekkan agama orang lain karena saudara saya pun ada yang beragama Islam," demikian penggalan pleidoi Meiliana.

Saat ini, Meiliana ditahan di LP Tanjung Gusta, Medan. Sambil menanti banding, Meiliana masih kerap menangis di tahanan.



Berikut ini pleidoi yang ditulis Meiliana di selembar kertas:

PN Medan, 13-8-2018

Saya Meiliana. Semenjak di rutan/lapas, saya merasa sedih karena meninggalkan anak-anak saya dan keluarga.

Semenjak saya ditahan, saya kehilangan pekerjaan dan pendapatan untuk anak-anak saya dan di kota Medan saya tidak bisa bekerja dan di rumah saja. Dan suami saya pun sama-sama tidak bisa bekerja seperti biasa karena di kota Medan tidak ada yang bisa kami kerjakan. Dan saya pun merasakan ketakutan setiap saat dan anak-anak saya pun merasakan ketakutan asal ada keramaian dan sampai sekarang masih trauma.

Sampai sekarang saya masih takut dan sekarang masih menanti tuntutan jaksa. Takut atau sedih karena saya tidak bersalah.

Saya tidak bersalah karena saya tidak pernah melakukan itu. Saya hanya berbicara spontan saja pada teman saya Kak Uwok. Tidak ada maksud menjelek-jelekkan agama orang lain karena saudara saya pun ada yang beragama Islam. Itu adalah bagian dari saya.

Harapan saya ingin bebas

Terima kasih
Meiliana
Warga Negara Indonesia
Menanti tuntutan jaksa

Pleidoi Meiliana / Pleidoi Meiliana / Foto: Dok. Pengacara Meiliana




Tonton juga 'Meiliana Divonis 18 Bulan, DPR: Islam Harus Arif dan Bijaksana':

[Gambas:Video 20detik]

(imk/tor)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT