Ginandjar Lega Dengar Penjelasan Staf Kongres AS Soal Papua

Ginandjar Lega Dengar Penjelasan Staf Kongres AS Soal Papua

- detikNews
Senin, 08 Agu 2005 12:57 WIB
Jakarta - Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Ginandjar Kartasasmita mengaku puas dan lega setelah salah satu staf Kongres AS menjelaskan sikapnya soal Papua. Apalagi setelah tahu tidak ada tanda-tanda kasus Papua akan menjadi bagian UU di AS."Tidak ada satu pun, baik senat maupun lembaga eksekutif di sana yang mendukung upaya memisahkan Papua dari Indonesia. Tidak ada yang berusaha memperlemah posisi kita," ungkap Ginandjar dalam jumpa pers usai bertemu Staf Kongres AS Jonah Blank di Gedung MPR/DPR, Jl. Gatot Soebroto, Jakarta, Senin (8/8/2005).Dari penjelasan yang diperolehnya, Ginandjar mengungkapkan, sebetulnya yang terjadi di senat dan Kongres AS saat ini adalah upaya Partai Republik meminta penjelasan dari pemerintah mengenai beberapa masalah soal Papua.Di parlemen AS juga tidak ada tanda-tanda Papua menjadi bagian dari RUU yang tengah digodok, karena itu pemerintah diimbau tidak khawatir soal itu. "Usulannya baru dari satu majelis, jadi tidak bisa dijadikan UU, kecuali didukung ketua majelis (senator dan pimpinan kongres)," kata Ginandjar.Namun diakui, sebuah lembaga, baik itu senat atau pun kongres bisa meminta laporan dari pemerintah soal klarifikasi masalah tertentu. "Karena itu pemerintah harus lega masalah ini tidak terlalu merepotkan. Memang ada beberapa isu yang selalu dipertanyakan, seperti soal Timtim dan Timika. Tapi pemerintah AS sudah memberikan penjelasan," kata dia.Sedangkan Jonah menjelaskan, kedatangannya ke DPD untuk mendapatkan informasi mengenai isu Papua. Dia bejanji akan menjelaskan hasil pertemuannya dengan DPD RI kepada rekan-rekannya di Kongres AS. (umi/)


Berita Terkait