Korban Kerusuhan Mei 1998 'Ditelantarkan' DPP Golkar

Korban Kerusuhan Mei 1998 'Ditelantarkan' DPP Golkar

- detikNews
Senin, 08 Agu 2005 12:08 WIB
Jakarta - Sebanyak 10 korban kerusuhan Mei 1998 harus menelan pil pahit. Upaya mereka memperoleh dukungan dari Partai Golkar tidak membuahkan hasil. Bahkan mereka dicuekin pengurus partai itu.Hingga pukul 11.40 WIB, Senin (8/8/2005), tidak ada satu pun pengurus Partai Golkar yang bersedia menemui mereka. Akhirnya, rombongan memilih duduk-duduk di depan kantor DPP Partai Golkar di kawasan Slipi, Jakarta."Kita sebetulnya ingin mereka membantu menuntaskan kasus kerusuhan Mei 1998. Tapi kita harus kecewa dengan sikap Partai Golkar yang tidak berkenan bertemu," ungkap pimpinan rombongan, Abu Said Pilu. Padahal, lanjut Pilu, sejak seminggu yang lalu pihaknya sudah melayangkan surat permohonan melakukan audiensi. Tapi sayang, niat mereka tidak disambut baik partai berlambang pohon beringin itu. "Kita sekarang ditelantarkan begini, karena tidak ada satu pun jajaran DPP atau pengurus yang bersedia menerima," katanya penuh sesal.Korban kerusuhan yang didampingi LSM Solidaritas Nusa Bangsa, APHI, dan Kontras, sebetulnya ingin meminta agar Partai Golkar merekomendasikan kepada fraksinya di DPR RI untuk mendukung upaya penuntasan kasus Mei 1998 yang saat ini sedang ditangani Kejagung.Menurut Pilu, Kejagung tidak akan melanjutkan kasus ini sebelum dapat keputusan politik dari DPR RI. Dia lalu menuturkan, permintaan dukungan tidak hanya disampaikan kepada Partai Golkar saja, tapi juga seluruh partai besar agar membuat keputusan politik untuk menuntaskan kasus Mei 1998. (umi/)


Berita Terkait