Putus! Kini Ida Fauziyah Lawan Sudirman Said

Samsudhuha Wildansyah - detikNews
Kamis, 23 Agu 2018 16:50 WIB
Sudirman Said-Ida Fauziyah. (Angling Adhitya Purbaya/detikcom)
Jakarta - Sempat bersatu di Pilgub Jawa Tengah 2018, Sudirman Said dan Ida Fauziyah kini bak 'putus' dan mengambil posisi berseberangan di Pilpres 2019. Sementara Sudirman menjadi tim pemenangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Ida siap memenangkan Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

"Kemarin kita konteksnya pilgub sekarang konteksnya pilpres. Saya kira saya tidak membatasi Pak Sudirman Said untuk ada di pasangan sebelah, sama juga Pak Sudirman Said tidak membatasi saya untuk mendukung Pak Jokowi-Ma'ruf amin," kata Ida.

Hal tersebut disampaikan Ida setelah memimpin deklarasi dukungan dari Forum Perempuan Indonesia yang menamakan diri Super Jokowi (Suara Perempuan untuk Joko Widodo-Ma'ruf Amin) di Gedung Nyi Ageng Serang, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (23/8/2018).

Baca Juga: Kalah Pilgub Jateng, Sudirman Said Dijadikan Penasihat Prabowo

Ida menegaskan dukungannya kepada Jokowi dan Ma'ruf Amin dengan menjadi Ketua Umum Super Jokowi. Super Jokowi sendiri adalah kelompok relawan dari perempuan di seluruh Indonesia yang mendukung Jokowi dua periode. Super Jokowi merupakan gabungan dari kelompok emak-emak dan mama muda.

Mengenai Sudirman Said yang mendukung Prabowo, politikus senior PKB itu tidak mempermasalahkan hal tersebut. Untuk bersaing dengan Sudirman, Ida mengatakan tidak memiliki strategi khusus.

"Yang harus kita bangun kan kompetisi sehat. Sepanjang kompetisinya sehat ya biasa," imbuhnya.

Meski tak memiliki strategi khusus, Super Jokowi disebut sudah tersebar di 34 provinsi di Indonesia. Masing-masing pimpinan wilayah akan ikut dalam rakornas Super Jokowi.

Putus! Kini Ida Fauziyah Lawan Sudirman SaidIda Fauziyah. (Samsudhuha Wildansyah/detikcom)

"Kami akan melakukan rakornas untuk merumuskan kemenangan itu. Setelah deklarasi, setelah itu rakornas. Dalam waktu dekat," kata Ida.

"Sebenarnya gerakan ini nggak hanya untuk memenangkan, jadi untuk perempuan, untuk kepentingan negara melalui keluarga. Gerakan sederhana tidak ada strategi khusus, kami memanfaatkan dengan pakai jaringan yang kami miliki," tambahnya.

Menjadi Ketua Super Jokowi, Ida mengaku tidak berharap masuk tim sukses Jokowi-Ma'ruf. Ia hanya berharap Indonesia ke depan menjadi negara yang lebih baik lagi.


"Saya tidak tahu masuk (timses) atau tidak, tapi saya menggerakkan Super Jokowi ini. Saya ada di timnas (timses) atau tidak tapi gerakan ini hanya murni untuk perempuan dan anak Indonesia," sebut Ida.

Seperti diketahui, Ida menjadi pasangan Sudirman Said saat Pilgub Jateng lalu. Namun Sudirman dan Ida kalah dari pasangan Ganjar Pranowo-Taj Yasin.

Setelah kalah di Pilgub Jateng, Sudirman Said memutuskan bergabung dengan Gerindra dan maju sebagai caleg DPR RI. Eks menteri ESDM itu pun kini menjadi penasihat Prabowo Subianto, yang kembali maju pilpres.


Simak Juga 'Ini Ketua Timses Jokowi-Ma'ruf':

[Gambas:Video 20detik]

(elz/van)