Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra itu pun segera meminta pamit kepada Sekjen Kemenakertrans. "Saya balik ke Kertanegara (rumah Prabowo)," kata Sandiaga saat Blak blakan di detikcom yang tayang Rabu, 22 Agustus 2018.
Ketika Sandiaga tiba di rumah Prabowo, sudah ada petinggi Partai Amanat Nasional. Petinggi Partai Keadilan Sejahtera menyusul kemudian. Prabowo, Sandiaga dan petinggi PAN serta PKS pun terlibat pembicaraan serius.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menjelang petang Sandiaga pamit karena harus ke Wisma Atlet untuk menyambut kedatangan pertama tim Asian Games. Pada saat bersamaan Prabowo merapat ke rumah Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono.
Malamnya Sandiaga kembali ke rumah Prabowo. Menjelang tengah malam nama Sandi diumumkan jadi calon wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto sebagai calon presiden. Prabowo-Sandi diusung oleh Partai Gerindra, PAN dan PKS.
Sebelum didaulat sebagai Cawapres, Sandiaga diminta menanggalkan 2 jabatan yang dia sandang. Malam itu juga dia berhenti jadi Wagub DKI dan segera keesokan harinya mengajukan pengunduran diri. Sandi juga diminta mundur dari jabatan Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra.
"Jadi, kalau ada yang bilang saya muda, kaya raya ya Alhamdulillah. Tapi saya tidak suka foya-foya dan tidak berkuasa. Sekarang saya ini jobless. Saya kehilangan dua jabatan dalam satu malam," kata Sandiaga.
Selengkapnya Blak blakan Sandiaga akan tayang ulang pada Kamis, 23 Agustus 2018 pukul 13.00 WIB di detikcom.
(erd/jat)










































