DBD Bikin Muhidin Pusing
Minggu, 07 Agu 2005 16:43 WIB
Jakarta - Muhidin (35), tampak kusut mukanya. Penyakit demam berdarah dengue (DBD) yang kembali melanda Jakarta ini membuat pria dengan lima orang anak ini pusing. Betapa tidak, tiga orang anaknya dan istrinya sekaligus masuk RS Pasar Rebo, Jakarta Timur."Anak terkecil saya, Devi, malahan harus dirawat di ICU," keluhnya kepada wartawan yang menemuinya di depan ruang ICU RS Pasar Rebo, Jakarta Timur, Minggu (7/8/2005). Devi masuk ke ICU pukul 10.00 WIB pagi tadi.Pada awalnya istri Muhidin, Komariah (38) dan anak ketiganya Asep Saepudin (18) harus dirawat di RS Pasar Rebo, Kamis (4/8/2005) lalu. Tak disangka, anak kelimanya Devi (7) dan Abdul Rosyid (14) juga harus dirawat di Pasar Rebo karena penyakit yang sama.Muhidin mengakui bahwa tempat tinggalnya di Gang Mesjid RT 05/08 No 36 Cisalak Jakarta Timur termasuk lingkungan yang kotor. "Memang di sana banyak sampah, dan juga genangan air," ujar pria yang mengenakan jaket coklat ini.Muhidin mengaku merasa bingung soal biaya. Walaupun hingga saat ini belum dimintai uang oleh pihak RS, dia khawatir jika meninggalkan RS, dirinya harus membayar biaya perawatan. "Saya hanya seorang kuli pabrik, untuk makan saja masih kekurangan," katanya.Sementara itu di RS Pasar Rebo ada sekitar 43 orang dirawat akibat DBD. Kondisi ini meningkat tiga orang dibanding kemarin. Namun hingga saat ini ruangan RS masih dapat menampung pasien walaupun harus menggunakan kasur lipat untuk merawat pasien."Kalau nanti jumlah pasien mencapai lebih dari 100, maka rumah sakit telah mempersiapkan aula untuk menampungnya," ujar Kepala Rawat Jaga RS Pasar Rebo Suwali Sw.
(ddn/)











































