DetikNews
Selasa 21 Agustus 2018, 11:43 WIB

Momen Haru Anak Berkebutuhan Khusus Jadi Paskibra 17 Agustus di Babel

Niken Purnamasari - detikNews
Momen Haru Anak Berkebutuhan Khusus Jadi Paskibra 17 Agustus di Babel Foto: dok. Humas Pemprov Babel
Jakarta - Para petugas upacara saat HUT Kemerdekaan RI ke-73 di Pangkalpinang, Bangka Belitung, banyak mendapat apresiasi di media sosial. Anak-anak berkebutuhan khusus didaulat menjadi petugas dalam upacara tersebut.

Foto anak-anak berkebutuhan khusus yang mengibarkan bendera Merah Putih itu dibagikan akun @capvespiere di Twitter. Salah seorang anggota Paskibra tampak menggunakan kursi roda dan membawa bendera Merah Putih.



Dalam komentar posting-an, netizen mengungkapkan rasa haru melihat para petugas upacara berkebutuhan khusus itu.



Pejabat Humas Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, seperti dikutip dari situs resmi mereka, menjelaskan upacara itu berlangsung di rumah dinas Wali Kota Pangkalpinang. Anak-anak berkebutuhan khusus memang menjadi petugas upacara.

"Para petugas upacara seperti pengibar bendera Merah Putih, pembaca teks proklamasi, pemain drumband, dan sebagian peserta upacara adalah anak-anak berkebutuhan khusus atau penyandang disabilitas dari SLB Pangkalpinang dan Sungailiat. Upacara yang dimulai kurang-lebih pukul 07.15 WIB tersebut berjalan khidmat, meskipun anak-anak dari SLB tersebut, di antaranya pemimpin upacara hanya memiliki satu kaki, pengibar bendera Merah Putih anak-anak tunarungu, dan pembaca puisi anak tunanetra," jelas pejabat Humas Provinsi Babel tersebut, Selasa (21/8/2018).

Momen Haru Anak Berkebutuhan Khusus Jadi Paskibra 17 Agustus di BabelMomen Haru Anak Berkebutuhan Khusus Jadi Paskibra 17 Agustus di Babel (Foto: dok. Humas Pemprov Babel)


Wakil Gubernur Kepulauan Babel Abdul Fatah mengatakan ada makna tersendiri dari penunjukan anak berkebutuhan khusus menjadi petugas upacara. Itu menunjukkan nasionalisme adalah untuk semua warga negara.


Momen Haru Anak Berkebutuhan Khusus Jadi Paskibra 17 Agustus di BabelMomen Haru Anak Berkebutuhan Khusus Jadi Paskibra 17 Agustus di Babel (Foto: dok. Humas Pemprov Babel)


"Ini adalah wujud sila kelima Pancasila yang kita terapkan, yaitu Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Bukan saja hak untuk mendapatkan kehidupan yang layak, tapi juga berhak bangga bahwa 17 Agustus mereka juga berhak berbangga diri dan mengibarkan bendera," kata Abdul dalam situs resmi Kepulauan Babel.
(nkn/tor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed