Prof Andi Muis Dimakamkan
Minggu, 07 Agu 2005 16:10 WIB
Makassar - Pakar komunikasi asal Sulawesi Selatan, Prof Dr. Andi Muis berpulang ke rahmatullah. Kolumnis di sejumlah media lokal dan nasional ini meninggal dunia di Rumah Sakit Umum (RSU) Dr Wahidin Sudirohusodp, Sabtu malam (6/8/2005), sekitar pukul 22.00 wita. Andi Muis adalah guru besar ilmu komunikasi di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Unhas Makassar dan Universitas Indonesia (UI). Dia lahir di Bone, 4 Desember 1929. Almarhum meninggal lantaran gangguan di bagian kepalanya. Berdasarkan keterangan dokter yang merawatnya, pembuluh darahnya terganggu. "Dokter mengatakan kalau pembuluh darahnya pecah," ujar Fauziah Astrid, salah seorang cucu almarhum. Lantaran pembuluh darahnya pecah, tim dokter yang menangani pun berinisiatif untuk melakukan operasi. Namun sebelum operasi digelar, Andi Muis sudah terlebih dahulu dipanggil oleh Yang Kuasa. "Tuhan berkehendak lain," tutur Fauziah, dengan muka wajah sedih. Dari rumah sakit, jenazah A. Muis dibawa ke rumah duka, Kompleks Unhas Baraya, Jl Sunu, Makassar. Almarhum telah dimakamkan, Minggu (7/8/2005) pukul 13.00 Wita di Pemakaman Umum Mandai, Kabupaten Maros, Sulsel. Andi Muis tenar lewat tulisan-tulisannya di media cetak. Semasa Orde Baru, ia juga dikenal sebagai salah seorang pejuang kebebasan pers dan menentang pembreidelan.
(asy/)











































