Gus Dur-SBY Bahas Papua, Aceh, dan Fatwa MUI

Gus Dur-SBY Bahas Papua, Aceh, dan Fatwa MUI

- detikNews
Minggu, 07 Agu 2005 16:01 WIB
Jakarta - Presiden SBY bertemu mantan Presiden Gus Dur Jumat, 5 Agustus 2005 lalu. Apa yang dibahas oleh kedua tokoh itu? O...ternyata keduanya membahas masalah dua wilayah yang rawan, Aceh dan Papua, serta fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI). Gus Dur dan SBY bertemu di kediaman SBY, Puri Cikeas Indah, Gunung Putri, Bogor. Gus Dur ditemani oleh istrinya, Sinta Nuriyah dan putrinya, Zannuba Arifah Chafsoh, alias Yenni. Sedangkan SBY didampingi oleh ibu Negara, Ny Kristiani Yudhoyono. Yenni saat dihubungi detikcom, Minggu (7/8/2005), menceritakan pertemuan dua tokoh ini. Menurut Yenni, ayahnya datang ke rumah SBY sebagai pihak yang diundang. Pertemuan ayahnya dengan Presiden SBY berjalan santai, serius, dan bersahabat. "Mereka berdua berbicara dan bercerita mengenai tiga tema itu. Namun, khusus untuk Aceh, Gus Dur lebih banyak mendengarkan, karena SBY memaparkan proses dan hasil perundingan di Helsinki dan tantangan-tantangan yang ada di dalam dan luar negeri," kata wasekjen DPP PKB kubu Muhaimin Iskandar ini. Mengenai Papua, kata Yenni, intinya Gus Dur mendukung upaya pemerintah untuk tetap mempertahankan Papua berada dalam teritorial NKRI. Gus Dur menyarankan SBY segera mengimplementasikan Otonomi Khusus (Otsus) Papua dengan sebaik-baiknya dan memperlakukan rakyat Papua sejajar dengan rakyat lainnya. Gus Dur, kata Yenni, juga menyayangkan sikap AS yang ingin mengintervensi kedaulatan NKRI. SBY Mengeluh Penolak Perundingan Helsinki Mengenai persoalan Aceh, kata Yenni, SBY mengeluhkan kelompok-kelompok dan elemen-elemen dalam negeri yang menolak perjanjian RI dan GAM di Helsinki. Namun, saat ditanya kelompok mana saja yang dikeluhkan SBY, Yenni enggan menjawabnya. "Anda tahu sendirilah," kata putri Gus Dur yang masih lajang ini. Gus Dur, lanjut Yenni, juga merespons cerita SBY soal Aceh itu dengan dukungan upaya damai di Aceh. Gus Dur juga menyatakan akan bersikap netral, dalam artian tidak mendukung kelompok penolak MoU perundingan di Helsinki itu. Dengan begitu, apakah Gus Dur mendukung kesepakatan Helsinki itu? "Gus Dur mendukung upaya damai. Mengenai hasil kesepakatan, kita akan baru bahas Selasa besok," kata Yenni.Selanjutnya, Yenni juga bercerita bahwa dalam pertemuan tersebut SBY juga menegaskan bahwa upaya damai di Aceh yang dilakukan pemerintahannya merupakan tindak lanjut dari cara yang dibangun Gus Dur saat menjadi Presiden. "Mau menyelesaikan Aceh bagaimana lagi kalau tidak dengan cara damai," kata Yenni menirukan SBY saat itu. Dalam pertemuan itu, SBY juga menyinggung soal fatwa MUI yang memunculkan pro dan kontra dari tokoh dan umat Islam. Gus Dur sendiri termasuk tokoh yang menolak fatwa MUI itu. (asy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads