DetikNews
Selasa 21 Agustus 2018, 08:35 WIB

PKS: Pemimpin Jahat Itu yang Jual Aset

Ibnu Hariyanto - detikNews
PKS: Pemimpin Jahat Itu yang Jual Aset Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera/Foto: Adhi Wicaksono.
Jakarta - Anggota Dewan Pengarah BPIP Mahfud Md mengajak masyarakat menggunakan hak pilih di Pilpres 2019 agar orang jahat tak jadi pemimpin. Bagi PKS, pemimpin jahat memang tak pantas dipilih.

"Itu satu pernyataan moral yang bagus, pemimpin jahat memang jangan dipilih," kata Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera saat dihubungi detikcom, Selasa (21/8/2018).



Menurut Mardani, definisi pemimpin jahat bukan hanya secara personal melainkan juga secara struktural dan sistematik. Kemudian Mardani menyebut pemimpin jahat adalah pemimpin yang menjual aset negara dan melakukan pembiaran.

"Pemimpin jahat kita menganggapnya personal, padahal jahat struktural sistemik misal menjual aset melakukan pembiaran itu juga jahat," ucap Mardani.

Meski demikian, Mardani enggan berspekulasi soal pemimpin jahat yang dimaksud Mahfud Md itu. "Yang lebih tahu itu Pak Mahfud jangan ditafsirin kalau kayak gini," imbuhnya.



Pernyataan Mahfud soal calon pemimpin jahat diutarakan dalam pembekalan bacaleg Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Mahfud meminta tak ada yang tak menggunakan suara di pilpres agar orang jahat tak terpilih.

"Kita memilih ini bukan untuk memilih yang bagus betul, tapi menghindari orang jahat untuk pimpin negara," kata Mahfud saat pembekalan 750 bakal calon anggota legislatif (bacaleg) PSI di Balai Sarbini, Jalan Sudirman, Jakarta Selatan, Senin (20/8).



Tonton juga video 'Mahfud MD: Kita Pemilu untuk Cegah Orang Jahat Pimpin Negara'

[Gambas:Video 20detik]


(ibh/haf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed