Marinir Belum Dapat Perintah Geser dari Aceh

Marinir Belum Dapat Perintah Geser dari Aceh

- detikNews
Minggu, 07 Agu 2005 14:53 WIB
Jakarta - Komandan Korps Marinir Mayjen (Mar) Safzen Nurdin mengungkapkan belum ada perintah secara tegas untuk menarik pasukannya di Aceh. Namun sejauh ini baru satu batalyon yang ditarik karena selesai masa tugasnya satu tahun."Belum ada perintah yang tegas tapi yang kita dengar secara umum, nanti setelah tanggal 15 Agustus apa hasilnya, setelah itu tergantung panglima TNI. Kita akan laksanakan," jelas Safjen kepada wartawan di sela-sela silaturahmi dan olahraga bersama Korps Marinir dan keluarga wartawan di Markas Brigif II Marinir, Cilandak, Jakarta Selatan, Minggu (7/8/2005).Menurut Safjen, saat ini pasukannya yang bertugas di Aceh berjumlah empat batalyon dan satu satgas muara perairan di sepanjang pantai timur Aceh mulai dari Pidie sampai Langsa, Aceh Timur.Safjen menambahkan baru satu batalyon yang ditarik dari Aceh yakni batalyon 7 dari Jakarta yang sudah selesai masa tugasnya. Namun Safjen tidak berkomentar ketika ditanya apakah perjanjian damai RI dan GAM merugikan pasukan TNI. "Wah saya tidak komentar itu lah, apa pun perintah pimpinan kita akan laksanakan, kalau perintahnya ditarik kita pulang," jawabnya singkat.Pengamanan Selat Malaka Safjen menjelaskan pasukan marinir yang terlibat dalam pengamanan di Selat Malaka berjumlah 400 personel dalam Operasi Gurita di bawah koordinasi Panglima Armada Barat. Mereka dipersiapkan di pos-pos stasioner dengan dilengkapi Sea Raider yang siap memberikan bantuan."Sejauh ini baru itu dulu. Ini sudah cukup dan banyak. Tapi yang berperan di sana adalah kapal perang angkatan laut. Kita hanya siap di pos dan bila diminta bantuan kita siap dijemput," jelas Safjen. (ddn/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads