JIL Sambut Baik Kesiapan Muhammadiyah Jadi Mediator

JIL Sambut Baik Kesiapan Muhammadiyah Jadi Mediator

- detikNews
Sabtu, 06 Agu 2005 22:49 WIB
Jakarta - Kesiapan Muhammadiyah menjadi mediator dalam menyelesaikan polemik fatwa haram Majelis Ulama Indonesia (MUI) atas liberalisme, sekulerisme dan pluralisme disambut baik oleh Jaringan Islam Liberal (JIL). Dialog itu diharapkan bisa memecahkan kebuntuan."Kita akan sambut kesiapan Pak Din Syamsuddin itu. Kita akan meminta MUI memberikan klarifikasi dan pertanggungjawaban atas fatwa yang dikeluarkan," kata Koordinator Jaringan Islam Liberal (JIL) Ulil Abshar Abdalla kepada detikcom, Sabtu (6/8/2005).Ulil juga menyatakan dalam dialog tersebut tidak harus ada kesepahaman. "Tidak harus ada kesepahaman. Setidaknya dengan adanya dialog, orang akan tahu bahwa ada pihak lain yang tidak sependapat dengan fatwa itu," ujarnya.Selain itu, kata Ulil, MUI juga harus bersikap lebih toleran dan tidak otoriter terhadap kelompok lain yang berbeda pendapat. "Dialog itu penting. Kita sampaikan posisi masing-masing. Kalau mencapai titik temu, itu bagus. Tapi kalau tidak mencapai titik temu, ya jangan lantas bilang kelompok lain sesat dan diharamkan," tegasnya.Ketika disinggung soal mekanis dialog, Ulil menyatakan bahwa hal itu tidak penting. "Kita jangan terjebak pada format dialog. Kalau Pak Din bersedia menjadi mediator, ya itu terserah Pak Din bagaimana caranya. Yang penting adalah ada pertemuan antara MUI dengan para pengkritiknya," katanya. (san/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads