DetikNews
Senin 20 Agustus 2018, 11:16 WIB

Beri Pembekalan Bacaleg PSI, Mahfud Bicara Soal Golfud

Zunita Amalia Putri - detikNews
Beri Pembekalan Bacaleg PSI, Mahfud Bicara Soal Golfud Mahfud Md (Foto: Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud Md menyinggung ungkapan 'Golfud' (sebutan bagi mereka yang kecewa karena Mahfud Md tak terpilih jadi cawapres Jokowi) yang ramai di media sosial di depan para bacaleg Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Dia menyarankan agar para bacaleg dan masyarakat 'Golfud' dan menggunakan hak pilihnya di Pilpres dan Pileg 2019.

Hal ini dikatakan Mahfud saat menghadiri acara pembekalan 750 bakal calon legislatif (bacaleg) PSI di Balai Sarbini, Jalan Sudirman, Jakarta Selatan, Senin (20/8/2018).


Beri Pembekalan Bacaleg PSI, Mahfud Bicara Soal GolfudMahfud Md beri pembekalan bacaleg PSI (Foto: Zunita Amalia Putri/detikcom)

"Sekarang ini saya baca di medsos ada gerakan Golfud. Golfud itu bukan golput saudara, nggak boleh golput karena alasan 'saya mau golput karena nggak ada calon yang bagus baik Presiden dan DPR', jangan. Kita memilih ini bukan untuk memilih yang bagus betul tapi menghindari orang jahat untuk pimpin negara," kata Mahfud di depan para bacaleg PSI.

Golfud yang disebut Mahfud tengah tren di media sosial kerap diasosiasikan sebagai 'Golongan Mahfud' atau mereka yang mendukung Mahfud. Kemudian, dia menjelaskan mengenai pemikiran masyarakat mengenai politik kotor, dia menyarankan kepada para bacaleg untuk tidak membius masyarakat dengan politik negatif, melainkan membuat virus politik positif kepada masyarakat.

"Memang ada kesan politik itu kotor saudara, itu terlalu sederhana. Pertama yang dimaksud politik kotor hanya untuk saat ini dulu-dulu, tidak. Hanya untuk saat ini bukan untuk politik tapi untuk parpol. Tapi supaya diingat, politik salah satu artinya adalah mengurus negara. Oleh karena itu nggak boleh rakyat dibius jangan berpolitik, politik itu kotor, nggak bisa. Politik itu dalam pemilihan yaitu pertama mendukung, kedua menolak atau melawan, ketiga tidak ikut-ikut atau netral," ungkapnya.


Dia juga menjelaskan sikap orang netral dalam berpolitik itu juga masuk dalam strategi politik.

"Nah orang yang netral itu berpolitik tapi ingat orang yang netral, yang jadi Golput jangan merasa bebas politik karena netral atau nggak netral dia harus tunduk kepada pemenangnya, maka dia harus ikut jadi pemenang nggak boleh golput, gunakan hak suara," imbuh dia.

Terakhir, Mahfud juga kembali mengingatkan para bacaleg agar masuk ke golongan 'Golfud' dan menentukan pilihannya.

"Saudara punya peluang besar untuk dipilih oleh kesadaran masyarakat yang tadinya mau golput, ya jadi masuk ke golongan 'Golfud' itu pilih partai baru ini," pungkasnya.



Tonton juga video: 'Mahfud Sebut Ma'ruf Suruh NU Ancam Jokowi, PBNU: Itu Guyon'

[Gambas:Video 20detik]


(zap/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed