Walikota Tak Imbau Pasang Bendera, Penjual Mengeluh

Walikota Tak Imbau Pasang Bendera, Penjual Mengeluh

- detikNews
Sabtu, 06 Agu 2005 14:43 WIB
Padang - Walikota Padang Fauzi Bahar tidak mengimbau warganya untuk memasang bendera, menjelang Hari Ulang Tahun Kemerdekaan ke 60 Republik Indonesia (HUT ke-60 RI). Dampaknya, penjual bendera musiman pun mengeluh karena turunnya penjualan. "Dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, pendapatan saya untuk tahun ini jauh menurun," kata salah satu penjual bendera, Khalid ketika ditemui detikcom, di Jalan Hamka, Padang, Sumatera Barat, Sabtu (6/8/2005).Khalid menilai, penurunan penjualan barang dagangannya itu, diakibatkan walikota Padang yang tidak mengimbau warga untuk memasang bendera. Khalid mengaku, pada tahun lalu, 15 hari menjelang perayaan, pendapatannya sudah dua kali lipat sekarang."Mungkin karena walikota sekarang tidak mengeluarkan imbauan agar warga memasang bendera di kendaraan dan rumah mereka," sesal Khalid yang tidak berkenan menyebutkan nominal penghasilannya. Harga yang ditawarkan pun beragam. Bendera untuk hiasan mobil atau motor dijual seharga Rp. 3 ribu hingga Rp. 6 ribu perbuah. Sedangkan, bendera ukuran lebar untuk kantor atau rumah dijual seharga Rp. 15 ribu hingga Rp. 20 ribu perbuah.Sebelas hari menjelang HUT RI, kawasan padat lalu lintas di Padang,s menjadi sasaran empuk penjual bendera merah putih. Tepi Jalan Hamka, Ahmad Yani, dan Khatib Sulaiman sudah 'ditongkrongi' sejumlah pedagang bendera kebangsaan. Untuk menarik perhatian pengguna jalan raya, para pedagang menggantungkan berbagai ukuran bendera merah putih di seutas tali. Ada juga pedagang yang memanfaatkan pohon untuk berteduh dan sebagai media pajangan. (ism/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads