DetikNews
Sabtu 18 Agustus 2018, 19:11 WIB

Komjen Ari Dono Wakapolri, Pimpinan DPR Minta Netral di Pilpres

Elza Astari Retaduari - detikNews
Komjen Ari Dono Wakapolri, Pimpinan DPR Minta Netral di Pilpres Foto: Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan (Dok. DPR)
Jakarta - Komjen Ari Dono dilantik sebagai Wakapolri menggantikan Syafruddin yang menjadi MenPAN-RB. Ari Dono diharapkan bisa fokus menangani persoalan Pilpres 2019, terutama netralitas Polri.

"Tahun depan kita ada Pemilu 2019, di mana Pemilihan Presiden dan Pemilihan Legislatif diadakan secara serentak. Keamanan dan suasana kondusif harus diciptakan oleh Polri. Termasuk netralitas, juga harus diutamakan," ujar Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan kepada wartawan, Sabtu (18/8/2018).

Pesan yang sama juga diperuntukkan bagi Irjen Arief Sulistyanto yang dilantik menjadi Kabareskrim untuk menggantikan Komjen Ari Dono. Kepada keduanya, Taufik juga menekankan soal perhelatan Asian Games 2018 yang dibuka malam ini.


"Langkah pertama yang harus dihadapi Wakapolri baru khususnya, dan Polri pada umumnya adalah Asian Games yang akan dibuka malam ini. Polri juga berperan untuk menciptakan suasana aman dan terkendali. Jika dari sisi keamanan sudah dipastikan, itu menjadi dukungan nyata pada penyelenggaraan Asian Games," tutur Waketum PAN itu.

Taufik meminta Komjen Ari Dono membantu Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk menjaga keamanan selama Asian Games berlangsung. Sementara itu untuk Irjen Arief, ia punya harapan tersendiri, termasuk penyelesaian kasus-kasus yang tertunda.

"Kami berharap kabareskrim baru dapat mendorong berbagai kasus yang tertunda penyelesaiannya, sehingga dapat segera dituntaskan," kata Taufik.


Seperti diketahui, Komjen Ari Dono dilantik Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Jumat (17/8). Ari Dono langsung melakukan sertijab kepada Irjen Arief Sulistyanto yang mengisi jabatan Kabareskrim.

Perombakan posisi ini dilakukan menyusul Komjen (Purn) yang dipilih sebagai MenPAN-RB menggantikan Asman Abnur yang mundur. Ari Dono pun punya sederet pekerjaan rumah dari Komisi III DPR yang merupakan mitra dari Polri.

"Pimpinan Polri harus bisa membuktikan bahwa polisi, lembaga kepolisian kita itu adalah milik semua, bisa berdiri di atas semua kepentingan dan semata-mata ada karena memang.... Saya kira Polri harus jangan terjebak dalam kepentingan politik praktis. Itu yang nggak boleh," kata Wakil Ketua Komisi III Mulfachri Harahap berbicara soal salah satu PR untuk Komjen Ari Dono.
(elz/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed