DetikNews
Sabtu 18 Agustus 2018, 14:27 WIB

Ditawari Menpora Jadi Atlet, Joni Pilih Jadi Tentara

Eva Safitri - detikNews
Ditawari Menpora Jadi Atlet, Joni Pilih Jadi Tentara Joni, siswa SMP pemanjat tiang, bertemu dengan Menpora Imam Nahrawi. (Eva Safitri/detikcom)
Jakarta - Berbagai pihak memberikan bantuan kepada Yohanes Ande Kala alias Joni, siswa SMP di NTT yang memanjat tiang saat upacara HUT ke-73 RI. Pemberian tersebut sebagai apresiasi atas kesigapan siswa asal Desa Silawan, Belu, NTT, itu.

Hari ini Joni bertemu dengan Menpora Imam Nahrawi di Jakarta. Joni sempat ditanya soal minatnya ke depan. Imam juga melihat kemampuan memanjat Joni berpotensi menjadi atlet panjat tebing.


"Bisa dari panjat tebing. Panjat tebing kita juga bisa jadi juara dunia loh," kata Imam di lokasi, Jalan Gerbang Pelajar, Jakarta, Sabtu (18/8/2018).

Namun Joni punya keinginan lain. Dia menyatakan diri ingin jadi anggota TNI.

"Jadi tentara saja," ujar Joni.


Saat ditegaskan lagi soal pilihannya menjadi tentara atau anggota Polri, Joni tetap berkukuh pada pilihan awalnya.

"Nggak (mau jadi polisi), tentara saja," ucap Joni.

Sebelumnya, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyatakan memberikan beasiswa dan prioritas bila Joni jika ingin menjadi tentara.


"Atas aksi heroiknya, Panglima TNI mengapresiasi dengan memberikan penghargaan kepada Johannes Adekalla berupa beasiswa hingga lulus SMA. Setelah lulus SMA akan mendapat prioritas apabila ingin menjadi prajurit TNI," ujar Kapuspen TNI Mayjen Sabrar Fadhilah kepada wartawan, Sabtu (18/8).

PLN memberikan beasiswa pendidikan hingga Joni lulus sarjana (S1). Beasiswa pendidikan juga dijanjikan pihak Pemprov NTT hingga Kemendikbud.


Hotman Paris Siap Beri Yohanis 'Pemanjat Tiang' Rp 25 Juta, Simak Videonya:

[Gambas:Video 20detik]


(jbr/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed