Kubu Jokowi Pakai Strategi 'Total Football' untuk Kampanye

Dwi Andayani - detikNews
Sabtu, 18 Agu 2018 13:50 WIB
Sekjen PPP Arsul Sani (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Para sekjen Koalisi Indonesia Kerja (KIK) tengah membahas strategi kampanye. Sekjen PPP Arsul Sani mengatakan koalisi pendukung Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin akan menggunakan strategi 'total football' dalam kampanye Pilpres 2019.

"Yang jelas, cara kampanyenya ya strategi dasarnya ya 'total football'-lah," ujar Arsul, di Posko Cemara, Jalan Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (18/8/2018).


Total football sendiri merupakan salah satu strategi dalam sepak bola. Dia mengatakan nantinya akan terdapat masing-masing posisi dalam kampanye, seperti bagian penyerang dan pertahanan.

"Ada bek (pemain bertahan), ada menyerangnya, ada oper-operan jangka panjang, ada pendek juga ala Premiere League," kata Arsul.

Arsul mengatakan nantinya jubir yang terlibat dalam kampanye akan diseleksi. Nantinya jubir ini akan dibagi dengan masing-masing bagian.

"Tentu diseleksi, itu dalam arti bukan diseleksi kemampuannya. Karena siapa pun yang sudah kita tunjuk, tentu nanti kita akan bagi," kata Arsul.


Menurutnya, jubir tidak hanya disiapkan untuk menghadapi media. Namun jubir juga diperlukan dan disiapkan agar dapat masuk ke lapisan masyarakat.

"Pertama kan jubir itu jangan dipahami untuk bicara ke media saja, atau di forum-forum jubir tuh lebih kami maksudkan untuk menjadi juru penerangan dalam berbagai elemen masyarakat," jelas Arsul.

"Saya, misalnya, kalau jadi jubir kan nggak cocok untuk pemilih pemula, saya cocoknya untuk pemilih usia 30 ke atas itu lebih cocok," pungkas Arsul.


Simak Juga '3 Nama Calon Ketua Timses Jokowi-Ma'ruf Berinisial M':

[Gambas:Video 20detik]

(haf/haf)