Pendemo: Kalah di Depok, Bikin Sinetron di Bandung

Pendemo: Kalah di Depok, Bikin Sinetron di Bandung

- detikNews
Sabtu, 06 Agu 2005 10:24 WIB
Depok - "Kalah di Depok, Bikin Sinetron di Bandung". Itulah bunyi spanduk yang terpasang di pepohonan di depan kantor Walikota Depok, Jl Margonda Raya, Sabtu (6/8/2005).Spanduk itu dipasang oleh kubu Nur Mahmudi Ismail-Yuyun Wirasaputra, yang terjegal memenangi Pilkada Depok. Selain itu, juga terpasang dua spanduk lainnya yang bertuliskan Keputusan PT Jabar cacat hukum dan Kasihan deh lo, suara orang Depok ditilep di PT Jabar.Spanduk itu menarik perhatian para pengguna jalan sehingga mereka memperlambat jalannya. Lalu lintas jadi sedikit kisut.Sementara itu, massa pro Nur Mahmudi saat ini mulai mengalir ke depan kantor Walikota Depok yang terkunci rapat. Massa berdatangan sekitar pukul 10.00 WIB. Jumlahnya baru 100-an orang, pria dan wanita.Mereka juga menyebarkan pernyataan sikap mereka yang intinya menuntut Komisi Yudisial mengusut tuntas kasus ini. Mereka juga mendesak Mendagri mempertimbangkan keputusan PT Jabar, mendukung KPUD untuk membawa kasus ini ke MA untuk dilakukan Peninjauan Kembali (PK)."Bukti-bukti di pengadilan yang dikeluarkan Badrul Kamal tidak relevan dan DPRD Depok telah melakukan kebohongan publik dengan menyampaikan surat permohonan melantik pasangan terpilih Nur Mahmudi-Yuyun," tandas ketua pendemo, M Yusuf Hidayat."Tidak benar bahwa pengadilan Tinggi Jabar dengan mudah menganulir hasil pemilu yang dilakukan KPUD yang merupakan perhitungan yang sangat demokratis,"sambungnya. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads