DetikNews
Jumat 17 Agustus 2018, 08:38 WIB

Polisi Bekuk 1 Buron Kasus Pembakaran Rumah Makassar

Reindhard Soplantila - detikNews
Polisi Bekuk 1 Buron Kasus Pembakaran Rumah Makassar Rama, buron pembakar sekeluarga di Makassar. (Reindhard S/detikcom)
Jakarta - Aparat kepolisian kembali menangkap seorang buron kasus pembakaran satu keluarga dalam rumah di Makassar, Rama (21). Pelaku terpaksa dilumpuhkan polisi dengan timah panas di kaki Rama karena berusaha melarikan diri.

"Saat dilakukan pengembangan kasusnya ke lokasi tempat pembelian bensin yang digunakan membakar rumah korban, pelaku berusaha melawan dan melarikan diri hingga anggota melakukan tindakan terukur," ujar Kanit Jatanras Polrestabes Makassar, AKP Ivan Wahyudi, pada Jumat (17/8/2018) pagi.

Dari informasi yang dihimpun detikcom, Rama dibekuk oleh Tim Jatanras Polrestabes Makassar, saat tengah melarikan diri di Kota Parepare, Sulsel, pada Jumat (17/8/2018) dini hari.


Dalam kasus pembakaran rumah di Jalan Tinumbu, yang menyebabkan enam orang tewas itu, Rama mengaku sebagai eksekutor lapangan bersama dengan Ilham.

"Dia bersama dengan Ilham yang melakukan pembakaran. Mereka menyiram bensin di depan rumah korban, lalu membakar rumah itu dengan api rokok," Sebut Ivan.

Lanjut AKP Ivan, sebelum melakukan aksinya, Rama dan Ilham terlebih dahulu berpesta sabu sesuai dengan janji dan hadiah oleh otak pelaku pembakaran tersebut, Daeng Ampuh.


Dua hari kemudian, usai mengetahui beberapa temannya ditangkap, Rama-pun ketakutan lalu memulai pelariannya ke beberapa daerah di Sulsel.

"Setelah beraksi, mereka ( Ilham dan Rama ) kemudian berpesta sabu pemberian dari Daeng Ampuh. Beberapa hari kemudian, mengetahui enam rekannya ditangkap, Rama pun langsung melarikan diri ke Parepare, lalu melarikan diri lagi ke Toraja, dan kembali lagi ke Parepare," Sebut Kanit Jatanras Polrestabes Makassar, AKP Ivan Wahyudi.

Sebelumnya, kasus pembakaran di Jalan Tinumbu, Kecamatan Tallo, Makassar, Sulsel, yang menyebabkan enam orang tewas di dalamnya, diduga terlibat dengan mafia kartel narkoba. Penyebabnya adalah utang piutang narkoba antara salah satu korban dengan bos sindikat narkoba, selaku otak pelaku pembakaran, Daeng Ampuh.


Tonton juga video: 'Polisi Tetapkan Soni Tersangka Pembakaran Rumah di Taman Sari'

[Gambas:Video 20detik]


(dnu/dnu)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed