DetikNews
Kamis 16 Agustus 2018, 22:10 WIB

Pimpinan KPK Dianggap Antikritik soal Rotasi Pejabat Internal

Haris Fadhil - detikNews
Pimpinan KPK Dianggap Antikritik soal Rotasi Pejabat Internal Ketum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak (Muhammad Taufiqqurahman/detikcom)
Jakarta - Pimpinan KPK dianggap antikritik terkait rencana rotasi pejabat internal. Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak mengingatkan selama ini KPK bisa eksis karena 'dijaga' publik.

"Ada masalah serius terkait dengan integritas para pimpinan KPK, karena untuk transparan dan akuntabel saja mereka abai, sekaligus kok tiba-tiba justru antikritik dan takut dengan partisipasi publik. Beliau lupa bahwa KPK selama ini masih eksis karena 'dijaga' oleh publik," kata Dahnil dalam keterangan tertulisnya, Kamis (16/8/2018).

Dia meminta pimpinan KPK menelusuri sejarah KPK yang, menurutnya, selalu mendapat dukungan dari masyarakat sipil. Salah satunya terkait kasus 'cicak vs buaya'.

"Jadi, Pak Agus agaknya perlu telusuri sejarah dan rekam kerja KPK yang selama ini justru selalu mendapat back up masyarakat sipil yang dia sebut orang luar itu, kasus 'cicak vs buaya', revisi UU KPK, dan lain-lain. Semuanya melibatkan orang luar yang seolah dia benci itu," ucapnya.


Dia mengatakan ada masalah serius dengan integritas pimpinan KPK. Padahal masyarakat sipil tak ikut campur soal penyelidikan dan penyidikan di KPK.

"Menurut saya, ada masalah serius dengan integritas pimpinan KPK, sehingga muncul kalimat agar orang luar tidak perlu ikut campur. Yang perlu beliau catat adalah masyarakat sipil tidak ikut campur dalam hal penyelidikan dan penyidikan atau kasus yang ditangani oleh KPK, tapi melakukan koreksi terkait dengan tata kelola lembaga publik bernama KPK," ujarnya.

"Harusnya beliau berani mengucapkan tegas dan keras jangan ikut campur kepada orang luar yang berusaha ikut campur dalam penanganan kasus yang dilakukan KPK. Nah, itu baru keren dan berani," ucap Dahnil.


Sebelumnya, Ketua KPK Agus Rahardjo mengaku sudah bertemu langsung dengan Wadah Pegawai (WP) KPK terkait polemik rotasi jabatan internal. Bagi Agus, orang di luar KPK tidak perlu ikut-ikutan mengurusi persoalan itu.

"Ini urusan internal. Jadi sebaiknya orang-orang luar nggak boleh ikut campurlah," kata Agus di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (16/8).

Agus juga tidak menyebutkan hasil pertemuan dengan WP KPK. Agus tidak ingin memperpanjang hal itu lantaran persoalan itu baginya merupakan urusan internal KPK.
(haf/ams)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed